Hingga Juli, Pemprov Sumbar Sudah Lelang 481 Proyek Senilai Rp829 Miliar

LPSE (net)

PADANG – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat sudah melelang 481 paket proyek senilai Rp829,99 miliar, hingga Juli 2018. Paket yang dilelang tergantung dengan kecepatan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mengusulkan pada Unit Layanan Pengadaan (ULP).

Kepala Biro Administrasi Pengadaan Pengelolaan Barang Aset dan ULP Sumbar Wardarusmen, Kamis (9/8) mengatakan, rentang waktu diperlukan untuk dapat melelang satu paket kegiatan relatif, tergantung dengan pola lelang yang diinginkan OPD.

“Semua jangka waktu tersebut mengacu pada Peraturan Presiden Nomor 54/2015 tentang Pengadaan Barang dan Jasa. Karena ada lelang cepat, yang hanya membutuhkan waktu 1 minggu, lelang prakualifikasi dan pascakualifikasi,” jelasnya.

Menurut dia, secara umum dengan kondisi normal, waktu dibutuhkan untuk melelang 1 paket kegiatan hanya 1 bulan. Kemudian, ada masa evaluasi yang tidak ditentukan Perpres.

Masa evaluasi ini, akan cenderung lebih lama, jika jumlah paket yang dimasukkan oleh OPD melebih jumlah kelompok kerja (Pokja).

“Jadi ketika OPD memasukkan bahannya sekaligus untuk sebanyak 30 paket, sementara jumlah Pokjanya tetap sama, jelas ini memakan waktu lebih di waktu evaluasi. Kemudian juga bergeser pada waktu penetapan pemenang,” ujarnya.

Berdasarkan data Biro Administrasi Pengadaan Pengelolaan Barang Aset dan ULP Setdaprov Sumbar, ULP sudah menayangkan 481 paket kegiatan dengan total anggaran Rp829,99 miliar.

“Kamis, (9/8) masuk lagi lima paket sehingga tersisa lagi sekitar 96 paket yang belum dilelang dari total 582 paket dengan pagu anggaran Rp869,7 miliar dalam Rencana Umum Pengadaan (RUP),” sebutnya.

Wardarusmen menyebutkan 96 paket dimaksud adalah yang bersumber dari Dana Alokasi Khusu (DAK) dan pihaknya masih menunggu OPD. Bisa jadi ini terkait petunjuk teknis dari kementerian masing-masing. “Kita sifatnya menunggu. Lengkap tiba berkasnya, langsung dilelang,” singkatnya.

Lelang yang dilakukan ULP bersumber dari dua pos anggaran, APBD dan APBN. APBD sebanyak 556 paket dengan pagu anggaran Rp813 miliar dan APBN sebanyak 17 paket, dengan total anggaran Rp16 miliar.

Paket yang dilelang itu kebanyakan berada pada OPD Dinas PUPR, Dinas PSDA, Dinas Kesehatan, Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan. (pepen)