Tak Berkategori  

Hitung Tepat Pembiayaan Rumah yang Dibutuhkan

Perhitungan dengan kalkulator KPR. (*)
Perhitungan dengan kalkulator KPR. (*)

JAKARTA – Hal pertama kali yang harus dilakukan ketika seseorang ingin mengajukan fasilitas pembiayaan pada sebuah bank, tentu saja adalah perhitungan yang tepat. Mulai dari menghitung seberapa besar kebutuhan yang sedang diperlukan hingga akhirnya memutuskan untuk menggunakan fasilitas pembiayaan, sampai pada kemampuan keuangan kita untuk mengangsur kembali pinjaman kita tersebut, haruslah diperhitungkan dengan baik dan benar sehingga nantinya kita tidak mengalami permasalahan keuangan di kemudian hari. Apalagi bila kita meminjam dalam jumlah yang tidak sedikit, pasti dibutuhkan perhitungan yang lebih rumit dan jeli.

Namun kini, dengan kecanggihan teknologi yang ada, telah banyak diberikan perhitungan secara otomatis seperti kalkulator untuk memperkirakan kebutuhan kredit dan juga kemampuan kita membayar pinjaman setelah dana pembiayaan kita nikmati. Perhitungan ini biasanya juga sering disebut sebagai simulasi yang diberikan oleh pihak bank untuk membantu konsumen yang mungkin masih bingung dengan cara penghitungan dari pihak bank untuk memiliki rumah dijual di Jakarta ini. Salah satu bank yang memberikan perhitungan seperti ini adalah Bank Tabungan Negara, dengan nama fiturnya adalah simulasi KPR BTN yang memang dikhususkan untuk para nasabah yang menginginkan kredit untuk kepemilikan rumah.

Untuk sebuah kepemilikan rumah, memang biasanya memerlukan sebuah dana yang cukup besar. Untuk itulah seorang yang ingin menggunakan fasilitas pembiayaan harus tahu dan bisa mengerti tentang simulasi yang diberikan oleh pihak bank. Misalnya saja dengan bunga sekian persen, menggunakan metode anuitas, kira-kira berapa jumlah angsuran yang dibayar 5 tahun ke depan. Masih mampukah keuangan atau pendapatan bulanan kita pada saat itu, bisa untuk menutup semua kewajiban angsuran yang harus dibayar tersebut? Itulah salah satu fungsi terpenting dari adanya sebuah simulasi yang sebenarnya seperti sebuah perkiraan ke depan tentang berapa kewajiban yang harus dibayar oleh kita ketika memutuskan menggunakan fasilitas kredit dari Bank Tabungan Negara ini.

Selain berguna sebagai sebuah alat perkiraan atau prediksi keuangan, biasanya pemberian simulasi atau contoh penghitungan pembiayaan ini juga memiliki fungsi lainnya, seperti misalnya adalah:

  1. Sebagai alat pembandingan. Biasanya sebelum menentukan pilihan jenis kredit, kita akan membandingkan antara kredit bak satu dengan kredit dari bank lainnya. Untuk memudahkan proses pembandingan ini, tentu Anda akan sangat memerlukan simulasi agar pembandingan bisa tepat,
  2. Sebagai alat penganggaran. Dengan menggunakan data dari simulasi yang diberikan oleh pihak bank, maka setidaknya kita juga akan memiliki sebuah penganggaran keuangan di masa yang akan datang agar tidak terlibat masalah keuangan,
  3. Sebagai alat pengingat. Biasanya ketika kita tidak mencatat sebuah ketentuan dalam perjanjian kredit, pada tahun-tahun ke depan kita bisa lupa. Tapi dengan simulasi ini, tentu ingatan kita akan dipertahankan dengan baik terkait hak dan kewajiban yang harus dipenuhi.

Setiap bank, akan selalu memiliki kebijakan tertentu terhadap sebuah perjanjian kredit, sehingga tidak ada salahnya pula kita Anda dan juga pihak bank, memanfaatkan simulasi ini sehingga bisa dijadikan dasar apabila salah satu pihak melakukan wanprestasi atau tidak mampu melaksanakan kewajibannya setelah mendapatkan dana pembiayaan.

Pada intinya, fasilitas simulasi ini memang sangat diperlukan bagi Anda yang belum mengerti benar tentang bagaimana metode penghitungan bunga pinjaman khususnya untuk keperluan kepemilikan rumah. Jadi apabila Anda saat ini termasuk salah satu nasabah dari pembiayaan KPR BTN, maka tidak ada salahnya bila Anda meminta penjelasan kepada pihak bank terkait segala kewajiban Anda dengan memakai alat simulasi ini. (*)