Tak Berkategori  

Hitungan Sementara, Erman Syafar Kalahkan Petahana di Pilkada Bukittinggi

Pendukung memberikan ucapan selamat kepada Erman Syafar. (ist)

BUKITTINGGI – Hasil hitungan sementara hitungan cepat di posko Juang dan Posko Rasya, Dua petahana yang bertarung dalam pemilihan serentak tahun 2020 di Kota Bukittinggi kalah oleh pasangan penantang H.Erman Safar-Marfendi.

Kedua petahana yang tumbang itu adalah Paslon Walikota Ramlan Nurmatias (Petahana Walikota) -Syahrizal dan Paslon Walikota H.Irwandi (Petahana Wakil Walikota) -David Chalid.

Informasi yang diperoleh Singgalang dari hitungan cepat di Posko Rasya, paslon H.Erman Syafar -Marfendi mengantongi 25403  (45,75) dari 55529 suara yang masuk dari 229 TPS dari 233 TPS yang ada di Kota Bukittinggi

Sedangkan paslon Petahana Ramlan Nurmatias-Syahrizal hanya mengantongi 22422  (40,38) dan disusul oleh petahana H.Irwandi dengan pasanganya David Chalik dengan mengantongi 7704 (13,87).

Sementara hasil penghitungan cepat di Posko Rumah Juang Erman Syafar Marfendi juga menang atas dari kedua pasangan petahana itu.

Paslon Walikota Bukittinggi H.Erman Safar mengatakan sangat bersukur dengan hasil yang dicapai serta mengucapkan terimakasih atas dukungan dari masyarakat Bukittinggi termasuk para relawan yang telah berjuang sekuat tenaga unruk memenangkan pasangan Erman Safar -Marfensi.

Pantauan Singgalang setelah mendapatkan informasi paslon Erman Safar-Marfendi unggul dalam pilkada Bukittinggi, sejumlah tokoh berdatangan ke rumah juang, termasuk calon walikota Bukittinggi H.Irwandi.

Kedatangan Calon Walikota Bukittinggi Irwandi ke rumah juang itu disambut langsung oleh Calon Walikota Erman Safar -Marfendi bersama dan pendukungnya.

Kehadiran Paslon Walikota Bukittinggi ke rumah juang itu ternyata mengucapkan selamat secara langsung kepada paslon Walikota Erman Syafar -Marfendi.

Bahkan mantan calon wakil walikota Bukittinggi Ismet Amzis  dikabarkan juga akan merapat ke rumah juang untuk mengucapkan selamat kepada pasangan yang mengusung Bukittinggi hebat itu.

Calon Wakil Walikota Bukittinggi  Syahrizal yang ditemui Singgalang tidak menyangka hasilnya seperti itu,  karena dari berbagai pertemuan yang dilakukan  dan jumlah warga yang hadir rata rata 200 orang bahkan sampai 50 orang, kemudian ditambah lagi dengan dukungan KTP yang mencapai 31 ribu lebih.

Tapi pihaknya tidak menyalahkan siapa siapa, dan tidak mencari kambing hitam terhadap kekalahan itu, dan pihaknya mengharapkan tidak ada air mata dalam menyikapi kondisi itu.

Terkait apakah ada kemungkinan  ia akan menggugat hasil itu, menurut Syahrizal kemungkinan tidak, sebab sesuai aturan kalau selisih suara itu sampai 5 persen, maka tidak ada peluang untuk menggugat hasil itu. (gindo)