Hujan Disertai Badai Melanda Padang, Begini Dampaknya

PADANG – Hujan disertai badai melanda Padang mengakibatkan sejumlah titik banjir, longsor dan pohon tumbang di Padang, dari Rabu (21/9) malam hingga Kamis (22/9) pagi.

Berdasarkan data BPBD Padang tercatat 13 titik pohon tumbang, banjir dan longsor terjadi di delapan kecamatan di Padang.

“Hasil rekap sejak Rabu malam hingga Kamis pagi tadi, ada 13 titik pohon tumbang, banjir dan longsor terjadi di Padang. Semuanya sudah ditangani dengan baik,” kata Kalaksa BPBD Padang Endrizal kepada Singgalang, Kamis (22/9).

Endrizal mengatakan, titik pertama di Jalan Belimbing Lubuk Sarik RT 04 RW 0e Kelurahan Padang Besi, Lubuk Kilangan.

Di sana terjadi longsor dan pohon tumbang. Dampaknya menghambat akses jalan, membahayakan jiwa manusia yang berkendaraan.

“Material pohon tumbang sudah dibersihkan oleh tim TRC BPBD Padang, untuk longsor sudah di koordinasikan dengan dinas PUPR. Kejadian terjadi sekitar pukul 19.00, Rabu (21/9),” ujar Endrizal.

Titik kedua terjadi di Lubuk Gajah RT 03 RW 0e Kelurahan Pisang, Pauh. Di sana terjadi genangan air yang memasuki rumah warga, sekitar pukul 20.01 WIB, Rabu (21/9).

“Genangan air belum signifikan, untuk ketinggian genangan lebih kurang 30 centimeter. Saat ini genangan air sudah surut,” katanya.

Kemudian di Kelurahan Lambung Bukit, Dadok Tunggul Hitam, Tabing Banda Gadang, Depan SDN O3 Alai Timur, Rawang Panjang, Air Pacah, Kelurahan Anduring, Perumahan Belimbing, Kuranji.

Titik kedua belas, genangan air terjadi di Jalan M. Yunus, Kelurahan Anduring. Terakhir, genangan air terjadi di Kelurahan Dadok Tunggul Hitam.

“Di sini, sebanyak 2 KK dengan tujuh jiwa dievakuasi dengan perahu karet ke tempat yang aman. Setelah air surut kita perbolehkan pulang seluruh warga yang dievakuasi,”‎ tutupnya. (deri)