oleh

Ilegal Logging, Ada Pekerja Tewas dan Masuk Ruangan ICU

PULAU PUNJUNG – Agaknya, pembalakan hutan di Dharmasraya hingga saat ini masih terus terjadi. Salah satunya di Nagari Ranah Palabi, Kawasan Kecamatan Timpeh.

Informasi yang dihimpun Singgalang , satu truk  tanpa plat nomor bermuatan kayu balok yang diduga hasil ilegal logging terbalik di jalan perkebunan sawit, di Satuan Pemukiman ( SP) 8 Kecamatan Timpeh, Minggu (3/11) sekira pukul 18.00 WIB.

Akibat peristiwa tersebut, satu orang pekerja SM (43) warga Nagari Sialang Gaung, tewas tertimpa kayu balok, sementara pekerja lainnya, BN (25) warga Timpeh, harus dirawat di ruangan ICU RSUD Sungai Dareh. BN mengalami luka lecet dan memar dibagian tubuh serta bagian kaki akibat benturan benda keras, bahkan dadanya terasa sesak.

Menurut BN, sebelum mobil bermuatan kayu balok tersebut jatuh, ia bersama almarhum menumpang di bak mobil tersebut. Saat melewati jalan SP 8, ban truk sebelah kiri terbenam lantaran badan jalan lunak, sehingga mobil oleng dan langsung terjungkal.

” Saya terpental dan masuk ke lubang. Sementara Soleman dihantam kayu balok,” cerita BN saat dikonfirmasi di ruangan ICU RSUD Sungai Dareh, Senin ( 4/11).

Terpisah, Walinagari Ranah Palabi, Kecamatan Timpeh, Salman Alfarizi mengaku tidak mengetahui adanya pembalakan hutan di wilayahnya. Ia memastikan di Nagari Ranah Palabi tidak ada lagi hutan yang berpotensi ilegal loging, karena sudah jadi perkebunan sawit dan karet.

Kapolsek Koto Agung, Iptu Hendriza, melalui Kanit Reskrim Polsek setempat, Ipda Suwarno, membenarkan peristiwa wafàtnya Soleman lantaran ditimpa balok hasil dugaan ilegal logging tersebut.

“Saat ini kita masih melakukan proses penyelidikan,” pungkasnya. (ron)

Loading...

Berita Terkait