Tak Berkategori  

Ilmul Khaer tak Jadi Divonis Seumur Hidup

PADANG  – Majelis hakim Pengadilan Tinggi (PT) Padang, membatalkan putusan penjara seumur hidup yang dijatuhkan hakim Pengadilan Negeri (PN) Padang, terhadap oknum dosen Universitas Andalas (Unand) Padang, Ilmu Khaer.

“Putusan banding yang dikeluarkan oleh majelis hakim PT Padang pada 10 Mei 2016, amarnya membatalkan putusan PN Padang, dan menjatuhkan hukuman terhadap terdakwa selama 20 tahun penjara,” kata Humas sekaligus Hakim Tinggi, Moch Mawardi di Padang, Kamis (19/5).

Meskipun demikian, tambahnya, dosen Fakultas Hukum Unand itu tetap divonis dengan pasal yang sama dengan vonis PN Padang, yaitu pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana, sebagaimana dakwaan primer Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Ia menyebutkan, majelis hakim yang menyidangkan perkara banding itu diketuai oleh Hakim Mansyurdin Caniago, beranggotakan Haris Munandar, dan dirinya sendiri.

Ia menjelaskan dalam beberapa pertimbangan hakim yang meringankan terdakwa, di antaranya karena terdakwa belum pernah dihukum, terdakwa masih muda, terdakwa menyadari kesalahan, dan terdakwa memiliki anak.

“Setiap pidana yang dijatuhkan sifatnya bukanlah untuk membalas dendam. Namun bertujuan agar terdakwa menyadari kesalahannya, kemudian dibina di Lembaga Pemasyarakatan (LP), setelah keluar dari situ diharapkan ia dapat kembali ke lingkungan masyarakat sebagai manusia yang lebih baik,” terangnya.

Sebelumnya PN Padang memvonis Ilmul Khaer seumur hidup karena menghabisi nyawa isterinya. (*/lek)

Sumber: antara