Tak Berkategori  

Indonesia Kekurangan Tenaga Ahli Konstruksi

Kepala Prasjaltarkim, Suprapto menandatangani berita acara pelantikan pengurus ATAPI Sumbar, disaksikan Ketua LPJK Sumbar, M.Dien, Ketum DPP ATAPI Syarifuddin Tahir dan Ketum DPD ATAPI Sumbar, M. Syahrudi.  (pepen)
Kepala Prasjaltarkim, Suprapto menandatangani berita acara pelantikan pengurus ATAPI Sumbar, disaksikan Ketua LPJK Sumbar, M.Dien, Ketum DPP ATAPI Syarifuddin Tahir dan Ketum DPD ATAPI Sumbar, M. Syahrudi. (pepen)

PADANG – Indonesia masih kekurangan tenaga ahli konstruksi yang profesional. Bahkan memasuki era Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) Desember nanti yang ditandai bebasnya tenaga ahli luar konstruksi masuk ke Indonesia, bisa-bisa tenaga ahli lokal menjadi penonton di negeri sendiri.

“Ini jika tidak kita sikapi. Untuk itu, dari sekarang kita harus kebut melahirkan tenaga ahli konstruksi yang profesional sehingga tidak saja menang bersaing dalam pasar dalam negeri tapi juga diincar di negara Asean,” kata Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Asosiasi Tenaga Ahli Pemborong Indonesia (DPP ATAPI), Syafruddin Tahir usai melantik pengurus ATAPI Sumbar, Kamis (11/6) di Padang.

Ia mengakui, saat ini pertumbuhan tenaga ahli konstruksi di Indonesia mencapai 6 persen sedangkan pertumbuhan bidang konstruksi 10 persen. Dengan kata lain, kebutuhan tenaga ahli konstruksi bertambah banyak sedangkan tenaga ahli konstruksi yang dihasilkan sediki.

Kepala Dinas Prasarana Jalan dan Tarkim Sumbar, Suprapto menyambut baik kehadiran ATAPI sekaligus diharapkan dapat memberikan bobot pada peningkatan SDM bidang konstruksi di daerah ini.

Harapan senada juga disampaikan Insannul Kamil dari LPJK Sumbar. Ia menegaskan, ke depan tidak ada alasan lagi, sekedar memenuhi persyaratan, tapi benar-benar siap baik secara kuantitas maupun kualitas. Perusahaan jasa konstruksi tumbuh yang dibarengi dengan SDM handal dan kuat.

Ketum DPD ATAPI Sumbar M. Syahrudi yang didampingi Bendahara umum (Bendum), Hendri Pangaribuan, usai dilantik, mengaku di Sumbar, pihaknya siap untuk melahirkan tenaga ahli konstruksi dengan bekerja sama dengan berbagai pihak, mulai perguruan tinggi, asosiasi profesi dan lainnya.

Ketua LPJK Sumbar M Dien menambahkan, Sumbar yang dikenal memiliki SDM handal, di bidang jasa konstruksi, SDM-nya harus demikian pula.

Pengurus DPD ATAPI Sumbar yang dilantik itu adalah M. Syahrudi sebagai Ketum dengan lima Waketum (Farid, I.Nengahtela, Nofendi, Darma Hendra dan Yusuf Alwi). Sekretaris Umum (Sekum) Edrizal dengan dua Wasekum, Yulinur Syafrianti dan Dekri Novi Iriandi.

Kemudian, Bendum, Hendri Pangaribuan dengan Wabendum Albert Hendra Lukman dan Septianti. Lalu, Biro Organisasi dan Keanggotaan (Agam Marson Simatupang), Biro Sertifikasi (Iffissiera), Biro Hukum dan Kelembagaan (Hendra Utama) dan Biro Diklat(Irfan). (pepen)