Tak Berkategori  

Indonesia MInta Filipina Selesaikan Penyanderaan WNI

JAKARTA – Pemerintah Indonesia meminta Pemerintah Filipina untuk menyelesaikan dan bernegosiasi dalam upaya pembebasan tujuh warga negara Indonesia yang disandera pada saat berlayar melintasi Laut Zulu pada 20 Juni lalu.

“Sekarang, kita masih meminta Pemerintah Filipina untuk menyelesaikan itu. Kita tidak ingin negosiasi dalam bentuk lain, yang pasti pertama adalah proses meminta Pemerintah Filipina untuk menanganinya sama seperti dulu,” kata Wapres Kalla di Kantor Wakil Presiden Jakarta, Jumat (1/7/2016) seperti diwartakan¬†antara.

Pemerintah Indonesia belum merencanakan mengirim pasukan Tentara Nasional Indonesia ke Filipina mengingat proses negosiasi yang dilakukan Pemerintah Filipina masih berlangsung.

“Apabila tidak ada jalan, yang terakhir tentu dengan kekuatan militer sesuai dengan persetujuan Pemerintah Filipina. Itu yang selalu dilakukan, kita tidak ingin negosiasi dalam bentuk lain,” katanya.

Sebelumnya, Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu mengatakan bahwa personel militer Indonesia akan diizinkan untuk memasuki wilayah Filipina apabila kembali terjadi penyanderaan WNI oleh militan dari negara tersebut.

“Kita sudah sepakat, kalau nanti ada penyanderaan lagi kita boleh masuk,” kata Ryamizard. (*/aci)