oleh

Indonesia Pinjam 34 Miliar Dolar AS ke Luar Negeri Danai Infrastruktur

Ilustrasi (trendingcenter.com)
Ilustrasi (trendingcenter.com)

JAKARTA – Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas menyatakan, daftar rencana pinjaman luar negeri sepanjang 2015-2019 sebesar 34 miliar dolar AS, yang mayoritas akan dialokasikan untuk proyek infrastruktur.

Jumlah tersebut merupakan nilai yang akan tertera dalam “Blue Book” atau Daftar Pinjaman Luar Negeri 2015-2019 yang rencananya akan diterbitkan pada Mei 2015 ini.

Deputi Bidang Pendanaan Pembangunan Kementerian PPN/Bappenas Wismana Adi Subrata di Jakarta, Minggu (12/4) menjelaskan nilai tersebut merupakan akumulasi rencana pinjaman luar negeri dari seluruh program prioritas Kementerian/Lembaga.

“Utamanya untuk proyek infrastruktur,” kata dia.

Kementerian yang paling banyak mencantumkan pinjaman luar negeri adalah Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-Pera) senilai 23 miliar dolar AS.

Beberapa sektor yang diusulkan PU-Pera antara lain pendanaan proyek air minum dan sanitasi senilai 5 miliar dolar AS, jalan tol 3 miliar dolar AS, konektivitas jembatan dan jalan 2 miliar dolar AS, dan penanggulangan banjir 1,6 miliar dolar AS.

Deputi Sarana dan Prasarana Kementerian PPN/Bappenas Dedy Priatana, di kesempatan terpisah, mengungkapkan dari 34 miliar dolar AS itu, 90 persennya adalah proyek infrastruktur.

Dedy menjelaskan kriteria proyek infrastruktur yang diusulkan untuk didanai dari pinjaman luar negeri itu adalah proyek infrastruktur yang komponennya atau barang modalnya didominasi dari impor.

Proyek tersebut seperti sarana prasarana yang memerlukan alat-alat canggih, seperti mobil pemadam kebakaran dalam pembangunan bandara, kemudian kapal-kapal laut berukuran besar, dan juga pengadaan rel kereta api.(*/aci)

sumber:antara

Loading...

Berita Terkait