Tak Berkategori  

Indra Dt. Rajo Lelo Calon Tunggal Asprov PSSI Sumbar,  Pertarungan di Exco Seru

PADANG – Asosiasi Provinsi Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (Asprov PSSI) Sumbar dijadwalkan pada 27 November 2021 menggelar kongres. Direncanakan lokasi kongres di Hotel Pangeran’s Beach, Kota Padang.

Agenda utama dalam kongres memilih Ketua Umum, Wakil Ketua Umum dan pemilihan anggota Komite Ekskutif (Exco).

Ketua Pemilihan Kongres, Yulius Dede kepada jurnalis termasuk Singgalang, Senin (22/11) di kantor organisasi bal-balan itu, Pintu Utama Stadion H. Agus Salim, Padang menerangkan jadwal Kongres Asprov PSSI Sumbar pada tanggal 27 November 2021 di Hotel Pangeran’s Beach, Kota Padang.

“Selaku Ketua Pemilihan di Kongres ini kami sudah melakukan tahapan demi tahapan. Salah satunya jadwal pendaftaran bagi balon ketum, waketum dan Exco yang telah dibuka pendaftaran semenjak 29 Oktober 2021 hingga 9 November 2021,” kata Yulius Dede.

Dijelaskan Yulius Dede yang saat itu didampingi Aprius yang menjabat Komisi Banding Kongres,  setelah batas waktu pendaftaran yang ditetapkan maka untuk balon ketum dan waketum yang mendaftar hanya dua orang saja.

“Ketum dan waketum yang mendaftar hanya dua orang saja yakni Indra Dt. Rajo Lelo dan Suhatri Bur. Sedangkan di posisi Exco mendaftar sebanyak 11 orang,” jelasnya.

Setelah dilakukan verifikasi faktual oleh tim pemilihan kongres maka semua yang mendaftar baik itu di ketum, waketum maupun Exco maka dinyatakan lolos persyaratan.

“Ada satu nama yang sebelumnya juga didaftarkan atas nama Hendra Dupa yang diusulkan oleh klub PSP. Namun hingga batas waktu melengkapi persyaratan administrasi calon atas nama Hendra Dupa tidak melengkapinya. Jadi sesuai aturannya maka kita coret karena tidak lengkap berkasnya,” jabar Yulius Dede lagi.

Dengan keputusan itu maka hampir dipastikan saat Kongres pada 27 November mendatang itu untuk posisi Ketua Umum Asprov PSSI Sumbar bakal kembali dipimpin oleh Indra Dt. Rajo Lelo alias akan terjadi aklamasi. Begitu pula dengan posisi wakil ketua umum bakal dipegang oleh Suhatri Bur yang saat kini menjabat Bupati Padang Pariaman.

Hendra Dupa saat dimintai soal tidak melengkapi persyaratan administrasi pendaftarannya dalam kesempatan itu menerangkan, dirinya tahu diri.

“Pertama saya sangat mengucapkan terima kasih kepada klub PSP yang mencalonkan saya untuk maju di posisi waketum. Namun jujur saja sebagai orang sepakbola saya tahu diri dan mengukur bayang-bayang,” kata Hendra Dupa memulai keterangannya.

Dijelaskan lagi, dirinya saat ini masih menjabat Sekum Asprov PSSI Sumbar.

“Sebagai sekretaris asosiasi bagaimana pun tim pemilihan kongres akan berkoordinasi dengan saya dari berbagai aspek. Jadi, tentu saya akan mensuport tim pemilihan kongres saat kongres nanti,” jabarnya.

Ditambahkannya lagi, secara aturan dirinya boleh mendaftar namun dirinya tak mau ada konflik kepentingan.

“Makanya kesimpulan saya tidak memenuhi persyaratan itu. Sekali lagi saya mengucapkan ribun terima kasih kepda PSP,” tutup Hendra Dupa.

Exco ketat

Yang menarik untuk ditunggu itu saat pemilihan Komite Eksekutif (Exco). Sebanyak 11 nama dinyatakan lolos verifikasi.

Ke-11 nama itu sesuai abjad namanya, Ade Sudarman diusung dari 3 askab/askot dan 1 dari klub, Dr. Arsil diusung 4 askab/askot dan 2 klub, Era Sukma Munaf diusung 5 askab/askot dan 1 klub, Erwin Syofyan disung 4 askab/askot dan 2 klub. Faisal Budiman diusung 1 klub.

Berikutnya, Harris Hidayat Dt. Batuah diusung 1 klub, Marsanova Andesra diusung 3 askoab/askot dan 1 klub, Oskar diusung 4 askab/askot dan 2 klub, Renol ‘Palek’ Fadhli diusung 1 klub, Rudi Hariansyah diusung 3 askab/askot dan 1 klub dan terakhir Zulfrinaldi diusung 1 askab/askot dan 1 klub.

“Untuk anggota Exco persyaratan salah satunya harus ada dukungan minimal 1 (satu) dari anggota (voter) baik itu dari askab/askot maupun klub anggota PSSI Sumbar,” jelas Yulius Dede.

Dari 11 nama di atas itu sebanyak 5 orang yakni Dr. Arsil, Era Munaf Sukma, Erwin Syofyan, Oskar, dan Zulfrinaldi masih tercatat sebagai Exco Asprov PSSI Sumbar. Dua nama lainnya yaitu Reinier (mantan Wakil Walikota Solok) dan Trinda Farhan Satria (mantan Wakil Bupati Agam) tidak mencalonkan kembali.

“Proses pemilihan Exco nanti masing-masing pemilik suara yang sah silahkan memilih 11 nama itu. Satu (1) suara maksimal 7 exco boleh dipilih,” jelas Yulius Dede soal tata cara pemilihan anggota Exco itu.

Total voters 55 suara. Namun ada satu klub PSA Sungai Aua yang statusnya masih akan diverifikasi.

Makanya untuk pemilihan anggota Exco pada 27 November mendatang diprediksi bakal seru. Tergantung lobi-lobi dari calon kepada peserta. (D2)