Tak Berkategori  

Isu SARA Diprediksi Ramai di Pilkada 2018, Mendagri Minta Bawaslu Tegas

Mendagri Tjahjo Kumolo (net)

JAKARTA – Berita bohong atau hoaks mengenai isu Suku, Agama, Ras dan Antargolongan (SARA) masih marak dalam praktik demokrasi di Indonesia khususnya menjelang pilkada.

Dalam rangka mengantisipasi hal tersebut, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo memerintahkan pihak Bawaslu RI untuk memberi sanksi tegas kepada pihak yang terlibat dalam isu sara tersebut.

“Kami minta ada sanksi dari Bawaslu, sanksi tegas sesuai UU yang ada,” kata Tjahjo di Hotel Sahid Jaya, Jakarta, Selasa (28/11/2017).

Tjahjo pun menginginkan agar nantinya saat ajang kontes pesta demokrasi pemilihan kepala daerah 5 tahun ini terdapat pendewasaan politik, dimana para tokoh atau calonnya dapat menjaga sesama.

“Perlu sosialisasi perlu pendewasaan poltik. Dimana para elit politiknya bisa harus mampu menjaga,” jelas Tjahjo.

“DKI aja yang ribut-tibut tapi hari H nya aman kok. Gak ada satu pun geseka, gak ada satu perkelahian,” sambungnya.

Selain itu, saat masa kampanye Pilkada serentak 2018 ini, Tjahjo melanjutkan bahwa nantinya juga terdapat sebuah kampanye yang santun dan tidak terdapat praktik politik uang.

“Yang diinginkaan ya kampanye yang santun, yang satu program adu konsep tidak ada politik uang. Stabilitas aman terkendali sehingga tidak perlu mengeluarkan anggaran yang tidak perlu,” tandasnya. (aci)