Tak Berkategori  

Jaga Imun Tubuh, Cuaca Kota Padang Masih Panas Lima Hari ke Depan

PADANG – Cuaca Kota Padang dan sekitarnya terasa sangat panas sejak beberapa hari terakhir. Jika terjadi hujan, hanya hujan lokal dengan durasi singkat pada malam hari.

Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Minangkabau, kondisi panas masih akan terjadi sekitar lima hari ke depan. Karena itu, BMKG mengimbau masyarakat untuk menghindari membakar sisa panen dan hal-hal yang bisa memicu kebakaran lahan.

Kasi Observasi dan Informasi BMKG Minangkabau, Yudha Nugraha, kepada singgalang, Selasa (16/2) mengatakan, meski suhu dirasakan sangat panas, tapi masih dalam kondisi normal.

Suhu di dataran rendah Sumbar saat siang hari, seperti Kota Padang dan Padang Pariaman, saat ini maksimal 33 derjat celcius. Sementara, suhu panas ekstrim bisa mencapai 34,5 sampai 35 derjat celcius.

Peluang hujan lokal ringan dengan durasi singkat masih ada di wilayah Sumbar, terutama pada malam hari. Kondisi itu masih akan terjadi dalam lima hari ke depan.

“Kondisi cuaca masih cerah berawan hingga cerah. Namun, ada potensi hujan lokal dengan intensitas ringan dan durasi singkat,” ujar Yudha.

Namun, karena tingkat kelembaban yang rendah dan cuaca yang cukup panas, bisa memicu risiko meluasnya kebakaran lahan dan sulit dilakukan pemadaman.

Jika hujan tak turun dalam sepuluh hari terakhir, potensi kebakaran lahan bisa terjadi di Pasaman Barat, Agam, Padang Pariaman, Tanah Datar, Solok, Sijunjung dan Dharmasraya.

Dengan kondisi cuaca yang terik dan kelembaban rendah, akan mempengaruhi kondisi tubuh manusia. Yudha menyarankan masyarakat untuk tidak berkontak langsung dengan paparan sinar matahari serta menjaga asupan air dalam tubuhnya.

“Jaga stamina dalam masa pandemi. Karena kondisi cuaca akan mengurangi kenyamanan dalam tubuh dan mengurangi imunitas tubuh,” ujarnya. (lelek)