Tak Berkategori  

Jangkar Kapal Rusak Terumbu Karang di Pulau Kasiak

JANGKAR RUSAK TERUMBU KARANG - Seorang penyelam berenang di dekat perahu wisata yang lego jangkar di perairan Pulau Kasiak, Pariaman, kemaren. Keberadaan perahu wisata yang lego dan tarik jangkar sembarangan di perairan pulau tersebut, mengakibatkan terjadinya kerusakan ekosistem terumbu karang. (tomi syamsuar)
JANGKAR RUSAK TERUMBU KARANG - Seorang penyelam berenang di dekat perahu wisata yang lego jangkar di perairan Pulau Kasiak, Pariaman, kemaren. Keberadaan perahu wisata yang lego dan tarik jangkar sembarangan di perairan pulau tersebut, mengakibatkan terjadinya kerusakan ekosistem terumbu karang. (tomi syamsuar)
Seorang penyelam berenang di dekat perahu wisata yang lego jangkar di perairan Pulau Kasiak, Pariaman, kemaren. Keberadaan perahu wisata yang lego dan tarik jangkar sembarangan di perairan pulau tersebut, mengakibatkan terjadinya kerusakan ekosistem terumbu karang. (tomi syamsuar)

PARIAMAN – Aktivitas kapal dan perahu wisata yang lego jangkar sembarangan di perairan Pulau Kasiak, Pariaman menjadi salah satu ancaman bagi pelestarian ekosistem terumbu karang. Kedepan, pemerintah perlu memikirkan membuat tempat tambat kapal di sekitar perairan pulau.

“Kita lihat masih banyak perahu buang jangkar sembarangan di perairan Pulau Kasiak. Ini ancaman bagi kelestarian terumbu karang. Banyak terumbu karang di perairan hancur, itu akibat tarikan jangkar,” kata Ikhsan, tim dari Direktorat Konservasi Keanekaragaman Hayati Laut (KKHL), Dirjen Pengelolaan Ruang Laut (PRL), Kementerian Kelautan dan
Perikanan (KKP) RI, Rabu (23/12).

Ikhsan menyarankan, kedepan pemerintah daerah perlu memikirkan membuat tempat tambatan perahu di perairan Pulau Kasiak. Sehingga, kapal dan perahu wisata yang aktivitasnya cukup tinggi di pulau tersebut tak lagi merusak kelestarian terumbu karang.

Potensi terumbu karang di perairan Pulau Kasiak cukup bagus. Ada beberapa jenis yang cukup mendominasi. Ada jenis karang lunak dan keras. Karang jenis acropora perlu diperluas lagi dengan cara transplantasi. Karang jenis Acropora cocok untuk perairan Pulau Kasiak.

Kawasan terumbu karang di Pulau Kasiak harus dijaga dan dilestarikan. Ini akan jadi potensi wisata bahari bagi Pariaman, khususnya untuk wisata snorkeling maupun diving (menyelam). Pengawasan harus ditingkatkan dan harus melibatkan semua pihak, termasuk pelaku usaha perahu wisata dan nelayan. (tomi)