oleh

Jelang Bertemu Bhayangkara FC, Bangkitkan Kepercayaan Diri Pemain

PADANG – Skuad Semen Padang FC bakal memainkan laga kedelapan Liga 1 musim 2019, Rabu (17/7) besok di Stadion H. Agus Salim, Padang. Menjamu Bhayangkara FC (BFC) merupakan laga home kelima. Dari empat laga kandang yang sudah dimainkan hasil buruk diderita, satu imbang (vs Persib) dan tiga alami kekalahan (vs Perseru Badak Lampung, vs Tira Persikabo dan vs Arema FC). Artinya Kabau Sirah sudah kehilangan 11 poin kandang.

Jelang versus The Guardian –julukan BFC- yang nota bene tim papan atas (tempati posisi enam klasemen sementara dengan 12 poin), Singgalang kembali mewawancarai mantan pemain Semen Padang guna memberikan pandang dan masukannya.

Inti dari masukan/pandangan para mantan itu, kembalikan kepercayaan diri pemain, laga kandang adalah laga harga diri, tidak boleh takut gagal lagi serta jangan saling salah menyalahkan.

Seperti yang dikatakan Afdal Yusra. “Dengan kondisi tim saat ini harus memaksimalkan empat pemain asing. Weliansyah harus melakukan pendekatan dari hati ke hati kepada empat pemain asing. Kalau untuk pemain lokal saya rasa Weliansyah sudah melakukannya. Buktinya saat lawan Arema FC pemain lokal sudah bermain dengan motivasi,” kata Afdal.

Dikatakan Afdal, untuk materi pemain lokal sduah lumayan bagus yang harus dimaksimalkan serta dipacu motivasi empat pemain asing.

Kepada manajemen juga harus memotivasi pemain salah satu caranya memberikan reward agar bisa menambah motivasi pemain.

Taufik Yunus yang dikontak pun menyatakan, tim pelatih atau manajemen harus mendekati lagi pemain. “Saya menilai sebelum ini ada indikasi kurang harmonis di tim. Saat ini manajemen tim harus menyentuh hati pemain. Bangkitkan kembali motivasi mereka,” kata mantan striker yang haus gol itu.

Setali tiga uang dengan Hendra Susila. “Saat kini, kuncinya kembalikan kepercayaan kepada pemain lokal apalagi pemain yang jarang diturunkan. Soal teknik dan skill di Liga Indonesia ini semua pemain hampir merata. Asing kita memang belum berkontribusi yang besar,” papar Hendra Susila.

Delvi Adri menilai saat kini apa yang sudah terjadi di tim jangan saling salah menyalahkan. “Semuanya harus bangkit dan bangkit,” jelasnya.

Juru taktik sementara, Weliansyah yang dihubungi terpisah pun setuju dengan masukan para teman sejawatnya dulu itu. “Saat ini, yang akan saya lakukan tetap membangkitkan motivasi pemain. Saya tidak mau menyalahkan pemain dan tetap akan melakukan pendekatan-pendekatan dari hati ke hati untuk bisa bangkit kembali,” kata Weliansyah singkat saja.

Direktur Utama PT KSSP, Rinold Thamrin pun sepakat. Poin utama jelang menjamu BFC mengangkat moral tim, bukan hanya dari aspek teknis.

Dikatakan Rinold yang saat dihubungi tengah berada di Jakarta itu menghadapi Bhayangkara FC merupakan pembuktian, apakah perubahan skema dan suasana tim akan mampu mendongkrak kinerja pemain.

Kemudian adanya harapan ada reward bagi pemain bila bisa meraih tiga angka pertama, dengan tegas Rinold menyatakan manajemen akan menyiapkannya. “Kami mohon doa dan dukungan dari semua masyarakat. Mudah-mudahan lawan BFC bisa sesuai harapan kita bersama,” tutup Rinold.

Sudah sama diketahui hingga pekan kedelapan Fridolin Kristof Yoku cs., masih menghuni dasar klasemen dengan raihan 3 angka. Belum pernah sekali pun menang, tiga imbang dan empat kalah.

Usai meladeni pasukan Angel Alfredo Vera pada Rabu (17/7) besok maka dua laga berikutnya anak asuh weliansyah juga bakal menghadapi lawan berat yakni bertandang ke Persija pada 21 Juli dan menjamu Persebaya pada 28 Juli. (102)

Berita Terkait