Tak Berkategori  

JKA Tinjau Kegiatan Daurah Tajwid Bersanad di Surau Duyan Amba

Anggota DPR-RI, John Kenedy Azis (JKA) tengah memberikan sambutan dihadapan peserta Daurah Tajwid Bersanad di Surau Duyan Amba, Nagari Batu Gadang, Kecamatan Sungai Garinggiang, Padang Pariaman, Minggu (30/1). (darmansyah)

PARIAMAN – Yayasan Pendidikan Islam (YPI) Rosmani Azis menyelenggarakan Daurah Tajwid Bersanad atau pelatihan penambahan pengetahuan teori tajwid bagi guru-guru baca Quran di Surau Duyan Amba, Nagari Batu Gadang, Kecamatan Sungai Garinggiang, Padang Pariaman, Minggu (30/1). 

Ada sekitar 100 guru ‘mengaji’ atau pengajar membaca Al Quran yang mengikuti program YPI Rosmani Azis. Mereka yang datang pagi-pagi itu adalah utusan dari 17 kecamatan yang ada di Kabupaten Padang Pariaman. 

Dari pagi mereka mengikuti Daurah Tajwid Bersanad hingga sore, yaitu bersama Ustaz Jumaldi Akmal Hafizhahullahu. Kegiatan yang dikoordinir oleh H. Amir Azli, selaku Sekretaris YPI Rosmani Azis, itu pun sempat dipantau oleh Pembina Yayasan, H. John Kenedy Azis. 

Anggota DPR-RI, John Kenedy Azis yang kebetulan pulang dalam rangka melakukan kunjungan kerja ke daerah pemilihannya, Sumatera Barat 2, tampak mengapresiasi program Daurah Tajwid Bersanad tersebut. 

 “Saya sangat senang dan bahagia melihat adik-adik, guru mengaji yang begitu bersemangat mengikuti Program Daurah Tajwid Bersanad,” aku John Kenedy Azis. Sembari menyerahkan tiga buah koleksi jam tangan kepada Amir Azli. 

 “Ini ada tiga jam tangan. Dua jam tangan buat perempuan, satunya lagi jam tangan buat laki-laki. Jam ini saya peruntukan bagi peserta terbaik, nantinya,” ujar John Kenedy Azis. 

Dihadapan guru-guru mengaji, John Kenedy Azis itu pun sempat menceritakan sekilas tentang sejarah pendirian YPI Rosmani Azis. 

 Dia mengatakan, YPI Rosmani Azis yang kini diketuai H.Irwan Azis itu didirikan sebagai bentuk kepedulian mereka terhadap masa depan generasi muda, terutama umat Islam. “Bersama YPI, kami berharap, akan lahir insan-insan terbaik yang Islami sebagai  pemimpin negeri ini ke depan,” ujarnya. 

Dalam waktu dekat, ulas John Kenedy Azis, YPI akan mendirikan sebuah gedung sebagai pusat pendidikan atau pondok pesantren yang benar-benar berkualitas di daerah Batu Gadang.

“Pada awalnya nanti, santrinya tidak perlu banyak. Cukup 20  orang, yaitu anak-anak yatim, piatu dan fakir miskin yang ada di  Padang Pariaman,” jelas John Kenedy Azis.

Anak-anak yatim, piatu dan fakir miskin itu akan dibantu,  digratiskan biaya pendidikannya. Dididik dengan pendidikan yang  unggul. Unggul di bidang keagamaan, maupun di bidang pendidikan umum. 

Jadi, jelas John Kenedy Azis, lembaga pendidikan yang akan  dibuka YPI Rosmani Azis nanti akan lebih mengutamakan kualitas  daripada kuantitas. (darmansyah)