oleh

Jokowi Diperkirakan Tetap Lirik Putra Minang Jadi Menteri

PADANG – Putra Minang diperkirakan akan dilirik Presiden Joko Widodo untuk mengisi posisi jabatan menteri atau setingkat menteri pada pemerintahan periode lima tahun berikutnya. Kemungkinan diumumkan sehari setelah Joko Widodo dilantik jadi Presiden RI periode 2019-2024.

“Diliriknya urang awak untuk membantu Presiden Jokowi dan Wapres Ma’ruf Amin, semata-mata melihat unsur profesionalitas,” sebut peneliti bidang politik The Indonesia Institut, Benny Inayatullah, Senin (14/10).

Dia menyebut orang Minang selalu ada yang menjadi menteri di kabinet pemerintahan presiden siapapun. Mulai era Presiden Soekarno, Soeharto, BJ Habibie, Gus Dur, Megawati Soekarnoputri dan Presiden Joko Widodo pada pemerintahan periode pertama (2014-2019). Hal ini mungkin karena faktor sejarah dimana orang Minang selalu menghiasi panggung politik sejak republik ini berdiri.

Menurut Benny, banyak orang bilang, pemerintahan akan kuat bila komposisi tiga etnis selalu ada yakni Jawa, Minang dan Batak. Oleh karena itu meski Jokowi kalah telak di Sumatera Barat namun, orang Minang tetap diprediksi masuk dalam kabinet mendatang.

“Ada tiga aspek yang akan jadi pertimbangan Presiden untuk mengangkat orang Minang menjadi menteri. Pertama ada unsur perwakilan partai, punya kemampuan dan ada unsur pendukung seperti organisasi kemasyarakatan,” katanya.

Bila tiga faktor ini menjadi pertimbangan utama maka ada dua orang Minang yang sangat layak menjadi menteri. Pertama Jeffrie Geovanie yang merupakan Ketua Dewan Pembina Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang juga orang Muhammadiyah.

Kedua Fadli Zon yang merupakan Waketum DPP Gerindra yang pernah menjadi Wakil Ketua DPR dan ada unsur HKTI. Kedua nama ini, meski dengan latar parpol, tapi juga unsur profesionalnya ada dan kapasitasnya diakui pula.

Sedangkan dari sisi profesional maka Archandra Tahar berpeluang kembali menjadi wamen atau bahkan menteri. Kemudian Chatib Basri, mantan Menteri Keuangan era Presiden SBY.

Kemudian, ada juga M. Luthfi yang pernah jadi ketua BKPM dan Menteri Perdagangan era Preside SBY dan Triawan Munaf yang sekarang Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf). Juga Doni Monardo yang kini sudah menjabat Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB)-setingkat menteri. (pen)

Loading...

Berita Terkait