Tak Berkategori  

Jokowi Sebenarnya Berkesempatan Tunjuk Kepala BIN Bebas Kontroversi

JAKARTA – Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) menilai, penunjukan Ketua Umum DPP Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) Sutiyoso sebagai Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) beraroma balas budi.

“Soal Kepala BIN, kami menilai bahwa penunjukan Sutiyoso jelas beraroma politis dan sekadar balas budi,” kata Koordinator Badan Pekerja Kontras Haris Azhar dalam keterangan tertulis, Sabtu (13/6).

Presiden Joko Widodo sebenarnya memiliki kesempatan untuk menunjuk nama lain yang berpengalaman dan bebas kontroversi.

Koordinator Kontras memaparkan, Sutiyoso sebagai mantan Panglima Kodam Jaya saat peristiwa 27 Juli, pernah menjadi Gubernur Jakarta dimana banyak kasus penggusuran dan alih lahan yang menyebabkan banjir dan hilangnya hak warga kota Jakarta.

“Keputusan Joko Widodo menunjuk Sutiyoso memiliki nilai rendah,” katanya dan menambahkan, Presiden harus mencari nama lain selain Sutiyoso untuk menjadi Kepala BIN.

Sebelumnya, Wakil Ketua Komisi I DPR RI Tantowi Yahya mengatakan Komisi I DPR RI akan memperdalam rekam jejak Sutiyoso, dengan melibatkan institusi terkait.(*/aci)

sumber:antara