oleh

Jualan di Fasum, Puluhan Lapak dan Gerobak Milik PKL Diangkut ke Mako Satpol PP Padang

PADANG – Puluhan lapak-lapak dan gerobak ditertibkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Padang di sejumlah fasilitas umum (fasum) dan fasilitas sosial (fasos) di beberapa titik.

Sebelum menertibkan puluhan lapak, gerobak dan barang dagangan para pedagang kaki lima (PKL), pasukan penegak perda telah memberitahukan pada pedagang.

“Kita sudah berikan teguran dan imbauan kepada pedagang. Mereka tetap saja membandel. Seluruhnya kita amankan dulu ke Mako. Karena sudah melanggar Perda nomor 11 tahun 2005 tentang ketertiban umum dan ketentraman masyarakat,” kata Kasat Pol PP Padang, Al Amin, kepada Singgalang, Rabu (11/12).

Al Amin mengatakan, untuk menertibkan para PKL yang membandel itu, pihaknya telah menyebar petugas setiap hari untuk mengawasi ataupun menertibkan pedagang yang memakai fasum dan fasos.

“Jangan kita salah fungsikan fasum dan fasos yang ada di Padang. Khusus trotoar, hari ini, coba lihat beberapa trotoar kita sudah bagus dan ada juga beberapa trotoar masih dalam pekerjaan. Ini bentuk keseriusan Pemko Padang dalam menata kota. Maka, jagalah dan jangan lagi digunakan untuk membuka lapak dan bengkel,” ujar Al Amin.

Dikatakan, apabila pedagang menggunakan fasum dan fasos tersebut, akan mengorbankan hak pejalan kaki. Mereka akan turun ke badan jalan, nantinya bisa menimbulkan kecelakaan. Tidak itu saja, bagi warga disabilitas, mereka juga dirugikan akibat adanya pedagang yang menggunakan trotoar.

Dia juga menegaskan, Satpol PP hanya melakukan tugasnya dalam penegakan Perda karena tidak ada tupoksi Satpol PP untuk mencarikan solusi bagi PKL yang melanggar Perda tersebut. (deri)

Loading...

Berita Terkait