oleh

Kabut Asap di Wilayah Bukittinggi dan Agam Makin Menebal

AGAM – Kota Bukittinggi dan Kabupaten Agam sekitarnya, Kamis (12/9) pagi mulai diselimuti kabut asap. Akibatnya, jarak pandang mulai terganggu.
Seorang warga Simpang Tanjuang Alam, Kecamatan Ampek Angkek, Ridwan St. Mantari kepada Singgalang mengatakan, akibat kabut asap yang makin menebal, pengendara sepeda motor terpaksa harus memasang masker dan menghidupkan lampu kendaraan pada jalur jalan raya Bukittinggi – Payakumbuh.
Hal senada dijelaskan Camat IV Koto melalui Kasi Trantib Kantor Camat IV Koto Kabupaten Agam, Netti,S.Sos. Menurutnya, tebalnya kabut asap yang menyelimuti kawasan IV Koto Agam, masing-masing ruangan terpaksa dinyalakan lampu listrik karena gelap disungkup kabut asap.
Camat juga menghimbau kepada masyarakat, terurama para pelajar murid SD, SLTP, TK dan PAUD supaya tidak bermain di pekarangan dan selalu berada di dalam kelas. “Jika bermain di pekarangan sekolah agar memakai masker penutup hidung,” katanya.
Kabut asap yang menyelimuti Kota Bukittinggi dan Kabupaten Agam diduga asap kiriman yang   disebabkan kebakaran lahan dan hutan gambut di daerah tetangga Provinsi Riau. (kasnadi)
Loading...

Berita Terkait