oleh

Kabut Asap, Kualitas Udara Kota Padang Menurun

PADANG – Data terbaru Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Padang, Jumat (13/9), kualitas udara Kota Padang berada pada kategori sedang. Hal ini berdampak pada penurunan jarang pandang. Dengan adanya kabut asap ini, warga juga diminta memakai masker.

Kepala DLH Padang, Mairizon mengatakan, pengukuran ISPU melalui Air Quality Monitoring System (AQMS) di depan Kantor Gubernur Sumbar, pada Rabu, Kamis hingga Jumat parameter PM 10 (partikulat debu ukuran 10 mikrometer) mengalami peningkatan nilai indeks.

“Saat ini setelah dilakukan pengukuran ISPU parameter PM10 berada pada kondisi sedang dengan nilai 61. Nilai ini meningkat dari pengukuran ISPU sehari sebelumnya, yakni 51,” kata Mairizon.

Pengukuran ISPU ini, jelas Mairizon dimulai pada pukul 15.00 hingga 24 jam berikutnya. Dalam waktu dua hari tersebut terlihat peningkatan kualitas udara.

Ia menjelaskan, dari alat pengukur ISPU ini ada lima indeks yang bisa didapati, 0 – 50 baik, 51 – 100 sedang, 101 – 199 tidak sehat, 200 – 299 sangat tidak baik, dan 300 – 500 berada dalam indeks berbahaya. Saat ini, indeks udara Kota Padang berada pada kategori sedang, yang membuat jarak pandang menurun.

Dalam hal ini, pihaknya saat ini sedang membuat surat edaran kepada warga. Salah satunya penggunaan masker bagi warga yang beraktifitas di luar ruangan. Hal ini perlu dilakukan sebagai langkah penanggulangan terhadap penyakit, karena dari hasil pengukuran kualitas udara Padang makin menurun.

“Kita sedang buat surat edaran, sebaiknya perlu memakai masker jika beraktifitas di luar ruangan. Selain surat edaran, Sabtu besok rencananya juga akan dilakukan pembagian masker di depan Kantor Gubernur Sumbar,” katanya.

Ia juga mengingatkan warga agar lebih hati-hati saat berkendara, akibat terjadinya penurunan jarang pandang ini. Selain itu warga juga diimbau untuk mengurangi aktifitas di luar rumah. (wahyu)

Loading...

Berita Terkait