oleh

Kapal Nelayan Asal Sibolga Ditarik ke Pantai Tiku

LUBUK BASUNG – Kapal nelayan asal Sibolga, Sumatera Utara ditarik ke Pantai Tiku, Kecamatan Tanjung Mutiara,  Kabupaten Agam. Penyebabnya, kapal mengalami kerusakan mesin di Karang Buo Laweh, sekitar 10 mil lepas Pantai Tiku. Untuk menyelamatkan kapal dan Anak Buah Kapal (ABK) dari musibah, kapal ditarik ke pantai.

Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Agam, Arman Aciak Kamis (21/11) menjelaskan, ditariknya kapal nelayan asal Sibolga tersebut ke Pantai Tiku, dikarenakan mesin kapal tidak dapat diperbaiki di tengah Samudera Hindia yang ganas gelombang. Akhirnya, kapal yang dinakhodai Anas berikut 4 orang ABK diselamatkan ditarik ke Pantai Tiku.

“Penarikan kapal dibantu nelayan Tiku. Kalau kapal beserta ABK tetap berada di tengah laut, dikhawatirkan akan terjadi musibah dan kekurangan bahan makanan atau logistik. Tapi, kalau sudah berada di pantai tentu sudah dapat dicari peralatan mesin yang rusak,” terang Arman Aciak kepada Singgalang.

Kapal itu saat ini sudah ditambatkan di Dermaga Tempat Pendaratan Ikan (TPI) Tiku. Sebelumnya bersauh di Pulau Tangah. Namun, bersauh di Pulau Tangah ternyata kurang aman, karena gelombang besar dan lagi pula sulit untuk berbelanja memebuhi kebutuhan, terutama mencari suku cadang mesin yang rusak.

Dijelaskan Arman Aciak, kapal sebelumnya ditemukan rusak dan terkatung-katung di Karang Buo Laweh pada Selasa (19/11). Pihak ABK masih tetap berupaya untuk memperbaiki mesin yang rusak dengan berbagai cara, namun tidak juga berhasil. Karena itu, ia ambil keputusan minta bantuan ditarik kepantai, jelas Arman Aciak. (lukman)

Loading...

Berita Terkait