Tak Berkategori  

Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang Masih Misteri, Polisi: Penyidik Sedang Bekerja Intensif

Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Erdi Ardimulan Chaniago. (okezone)

BANDUNG РMisteri kasus pembunuhan Tuti Suhartini (55) dan anaknya, Amalia Mustika Ratu (23) hingga kini masih belum terpecahkan polisi. Kondisi itu membuat banyaknya kabar simpang siur terkait pelaku pembunuhan. Padahal, hingga saat ini, polisi belum menetapkan siapa tersangka pelaku pembunuhan sadis itu.

Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Erdi Ardimulan Chaniago, Kamis (30/9) mengungkapkan, banyaknya kabar simpang siur terkait kasus tersebut menyulitkan pihak penyidik untuk mengungkap tabir di balik misteri pembunuhan itu.

“Supaya semuanya tidak menduga-duga, mereka-reka, pertama biarkan penyidik bekerja karena dengan adanya pemberitaan-pemberitaan yang simpang siur, bukan berasal dari penyidik, ini tentunya akan menjadi kendala kita tersendiri, oleh penyidik,” ungkap Erdi kepada wartawan.

Meski begitu, Erdi menegaskan bahwa pihak penyidik dari Polres Subang, Polda Jabar, hingga Polri terus berjibaku melakukan penyidikan, agar kasus tersebut segera terungkap.

Erdi meminta semua pihak untuk memberikan waktu kepada penyidik dalam melakukan pendalaman terkait masalah pembuktian-pembuktian secara konvensional, mulai dari olah tempat kejadian perkara (TKP) hingga berbagai kecurigaan yang terekam melalui kamera pengawas atau CCTV dan lainnya.

“Nah, ini sedang kita dalami kembali secara intensif untuk penyesuaian antara petunjuk-petunjuk dengan bukti-bukti yang ada. Tentunya membutuhkan waktu. Kita tidak bisa semudah itu menuduh orang, tanpa kita mempunyai bukti-bukti dan petunjuk,” tegas Erdi lagi.

Erdi juga meyakinkan bahwa penyidik tetap akan bekerja secara profesional dalam mengungkap kasus tersebut. Seluruh bukti dan temuan di TKP bakal dijadikan dasar sebagai mengungkap pelaku pembunuhan.

“Silahkan masyarakat menduga dan sebagainya, tetapi kami tetap profesional untuk menentukan tersangka berdasarkan petunjuk dan bukti yang sudah kita terima dan kemudian dari hasil evaluasi dan nanti akan ada gelar perkara. Namun, kita penyidik masih konsentrasi dalam upaya pengungkapan dengan mengumpulkan bukti-bukti dan petunjuk yang lain,” paparnya.

Disinggung apakah sudah ada orang yang dicurigai sebagai pelaku pembunuhan sadis itu, Erdi menyatakan, pihaknya belum dapat menjabarkan hal tersebut.

“Insya Allah, saya tidak bisa berandai-andai mengarah atau tidaknya, tetapi kita akan upayakan mencari tersangkanya karena ini merupakan suatu kejahatan yan luar biasa, kemungkinan terencana. Kita akan tetap mencoba fokus dalam rangkaian penyelidikan untuk tangkap tersangka,” jelas Erdi.

“Pada prinsipnya tidak sulit, cuma kita membutuhkan waktu karena menentukan tersangka itu harus dengan pembuktian. Kita butuhkan waktu,” lanjutnya.

Terkait adanya kecurigaan pelaku pembunuhan merupakan pembunuh bayaran, Erdi juga belum bisa mengungkapkan hal tersebut.

Diketahui, Warga Kampung Ciseuti, Desa Jalancagak, Kecamatan Jalancagak, Kabupaten Subang digegerkan penemuan mayat ibu dan anak di dalam bagasi mobil di rumahnya, Rabu (18/8/2021).

Pihak kepolisian yang mendapatkan laporan langsung datang ke lokasi kejadian. Polisi yang datang ke TKP langsung menuju mobil Alphard tempat ditemukannya korban.

Saat bagasi mobil dibuka, ternyata di dalamnya terdapat dua korban yang merupakan ibu dan anak perempuannya dengan kondisi tak berbusana dan luka parah di bagian kepala.

Keluarga korban yang datang ke lokasi kejadian pun histeris saat polisi mengevakuasi kedua korban. Kedua korban tersebut, yaitu Tuti Suhartini dan Amalia Mustika Ratu. (rn/*)