Tak Berkategori  

Kasus Positif Covid-19 di Tanah Datar Meledak Lagi

Ilustrasi (ist)

BATUSANGKAR – Setelah melandai dibarengi dengan meningkatnya pasien Covid-19 yang sehat di Kabupaten Tanah Datar beberapa hari belakangan, tiba-tiba Jumat (9/10/2020) kembali meledak. Ada tambahan 15 orang terkonfirmasi positif.

Pasien baru itu berasal dari sejumlah kecamatan, di antaranya Sungai Tarab, Limo Kaum, Tanjung Emas, Lintau Buo Utara, Pariangan dan X Koto. Mereka berasal dari beragam profesi, di antaranya pegawai BUMN, tenaga kesehatan, ASN, pensiunan, mahasiswi, pelajar, dan ibu rumah tangga.

‘’Berdasarkan hasil uji sampel swab di laboratorium Fakultas Kedokteran Unand yang kita terima, terjadi penambahan kasus konfirmasi positif Covid-19 sebanyak 15 orang dan pertambahan pasien sembuh sebanyak satu orang,’’ kata Kasubag Humas Setdakab Tanah Datar Muharwan, di Pagaruyuang.

Kasus konfirmasi positif Covid temuan terbaru itu, terdiri dari perempuan 19 tahun dari Sungai Tarab, laki-laki 49 tahun dari Lantai Batu, perempuan 50 tahun dari Balai Janggo Pagaruyuang, perempuan 44 tahun dari Balai Labuah Bawah, dan perempuan 43 tahun dari Dusun Tuo Limo Kaum.

Berikutnya, laki-laki 25 tahun dari Kawai Batubulek, laki-laki 18 tahun dari Pato Batubulek, perempuan 47 tahun dari Pato Batubulek, perempuan 34 tahun dari Kototuo X Koto, perempuan 52 tahun dari Pasa Rabaa Panyalaian, perempuan 31 tahun dari Koto Tuo, laki-laki 58 tahun dari Kotobaru Batubasa, perempuan 38 tahun dari Sawahparik Panyalaian, dan perempuan 34 tahun dari Luakgadang Nagari Gurun.

Sedangkan pasien yang dinyatakan sudah sembuh atau negatif adalah seorang laki-laki berusia 52 tahun, dan beralamat di Kapalo Koto, Nagari Aie Angek, Kecamatan X Koto.

‘’Akumulasi kasus konfirmasi sebanyak 252 orang, terdiri dari satu orang dirawat di RSUP M Djamil Padang, tujuh orang dirawat di RSAM Bukittinggi, dua orang dirawat di RS Ibnu Sina Padang Panjang, dan dua orang dirawat di RSUD Padang Panjang,’’ kata Muharwan.

Selebihnya, sepuluh orang menjalani karantina di PPSDM Baso, dan 54 orang isolasi mandiri, 168 sudah sembuh hasil dengan hasil negatif, dan meninggal dunia delapan orang. Sementara Suspek 16 orang, Probable dua orang dan pelaku perjalanan 48 orang. (mus)