oleh

Kembalikan Jadwal TdS pada Juni dan Juli

PADANG – Jadwal pelaksanaan Tour de Singkarak (TdS) akan dikembalikan pada Juni dan Juli. Karena dengan mepetnya pelaksanaan TdS pada akhirnya menjadikan ivent itu kurang diminat peserta luar negeri.

“Palaksaan TdS itu diawal-awal dulu pada Juni dan Juli. Waktu itu karena ada alasannya, persoalan anggaran akhirnya bergeser pada akhir tahun, November. Ini kita kembalikan lagi,”sebut Wakil Gubernur Sumbar, Nasrul Abit usai memimpin rapat persiapan terakhir pelaksanaan TdS 2019 di Hotel Kryad Bumi Minang, Jumat (12/7).

Dikatakannya, dengan jadwal seperti saat ini, yakni November, maka peserta dari luar negeri tidak dapat menyesuaikan jadwal agar ikut TdS. Selain itu, kegiatan juga menjadi kurang meriah, biasanya cuaca Oktober hingga November banyak hujan.

Dengan dikembalikan pada Juni dan Juli adalah jadwal libur anak sekolah. Selain itu juga sesuai dengan agenda Union Cycliste Internationale (UCI ) selaku induk organisasi internasional olahraga sepeda. Jika ditetapkan pada November, maka jadwal TdS itu masuk pada agenda 2020 UCI, bukan pada agenda 2019 UCI.

Disebutkannya, anggaran untuk kegiatan TdS tersebut sepenuhnya sudah ditanggung pemerintah daerah. Sementara Kementrian Pariwisata hanya mengalokasikan anggaran untuk promosi dan sosialisasi. Sedangkan anggaran untuk pelaksanaan ditanggung secara renteng kabupaten/kota tuan rumah.

“Setiap putaran itu kita membutuhkan total anggaran mencapai Rp8 miliar. Untuk hadiah mencapai Rp2,3 miliar. Itu anggarannya kita bersamakan dengan kabupaten/kota,”ulasnya. (yose)

Berita Terkait