Tak Berkategori  

Kemenag RI Upayakan Asrama Haji di Sungai Buluah Segera Bisa Difungsikan 

Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri Kementerian Agama Saiful Mujab (kanan) Anggota DPR RI John Kenedy Azis (tengah), Kakanwil Sumbar Helmi (kiri) saat meninjau Asrama Haji Padang Pariaman, Batang Anai, Senin (13/6). (darmansyah)

PARIK MALINTANG – Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia upayakan Asrama Haji di Sungai Buluah, Batang Anai, Kabupaten Padang Parian bisa dioperasikan pada musim haji yang akan datang, 2023, yaitu sebagai sarana transit jemaah haji.

Hal itu diungkapkan Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri, Syaiful Mujab, kepada wartawan, Senin (13/6), ketika meninjau gedung asrama haji yang baru bersama Anggota Komisi VIII DPR-RI,  H. John Kenedy Azis.

Syaiful Mujab yang turun bersama sejumlah pejabat dari Kemenag tersebut melihat perlunya sentuhan-sentuhan agar asrama haji di Sungai Buluah itu dapat di dimanfaatkan pada tahun 2023. Paling tidak untuk transit jemaah haji.

Dikatakan, dana yang telah dikucurkan oleh pemerintah untuk pembangunan asrama haji itu sudah cukup besar, namun sayang belum bisa  termanfaatkan dengan baik. Antara lain karena belum adanya sarana-prasarana pendukung, seperti jalan dan pelataran parkir.

Karena itu, ulasnya, pihak Kemenag sengaja turun, yaitu untuk melihat dan menghitung anggaran yang diperlukan buat membangun sarana-sarana pendukung tersebut.

Asrama tersebut siyogjanya dibangun untuk menampung dua kloter jemaah haji. Namun dengan bangunan yang ada saat ini, itu baru bisa menampung satu kloter. Jadi, buat sementara, sebelum dilanjutkan pembangunannya, bisa dimanfaatkan untuk satu kloter. Sedang satun kloter lagi ditampung di asrama Perupuk, Tabing.

Nanti, ulas Syaiful Mujab, pihaknya akan mengusulkan kembali kelanjutan pembangunan Asrama Haji Padang Pariaman kepada Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bapenas) sehingga sarana itu dapat melayani jamaah haji sesuai dengan standar sesuai dengan rencana awal.

Kepala Kantor Wilayah Kemenag Sumbar, Helmi mengatakan bahwa Asrama Haji di Padang Pariaman masih banyak memerlukan pembenahan sehingga pada keberangkatan haji 2022 pihaknya belum menggunakan bangunan itu tapi masih menggunakan Asrama Haji Padang.

“Prioritas kami sekarang bagaimana pemanfaatan asrama, namun untuk memanfaatkan perlu adanya revitalisasi,” katanya.

Ia menyebutkan ada empat hal yang perlu dilakukan agar asrama tersebut dapat dimanfaatkan yaitu membangun akses penghubung antar empat gedung yang telah dibangun, memenahi halaman, merapikan bangunan, dan melengkapi mebel.

Sementara itu, John Kenedy Azis mengatakan Bappenas tidak menganggarkan dana untuk kelanjutan pembangunan Asrama Haji Padang Pariaman pada 2023 karena menilai sarana itu belum dimanfaatkan.

“Karena itu kami datang melihat apa sebenarnya yang terjadi sehingga Asrama Haji Padang Pariaman belum dimanfaatkan,” ujarnya.

Ia menyampaikan jika Asrama Haji Padang Pariaman  berfungsi maka pihaknya akan menagih janji Bappenas untuk kelanjutan pembangunan asrama tersebut.

Ia menyebutkan rencana awal anggaran untuk membangun asrama tersebut sekitar Rp365 miliar sedangkan dana yang sudah dikucurkan baru Rp165 miliar. Adapun yang sudah dibangun di Asrama Haji Padang Pariaman saat ini yaitu gedung kantor, masjid, aula, dan kamar. -(213)