Tak Berkategori  

Kepengurusan Adrisa PMT Dr. Hamka Kembali Dibentuk

Kepengurusan Adrisa PMT Dr. Hamka terbentuk. (*)
Kepengurusan Adrisa PMT Dr. Hamka terbentuk. (*)

PADANG – Sempat vakum selama tujuh tahun, kepengurusan alumni angkatan 2001 (Adrisa) Pesantren Modren Terpadu (PMT) Prof. Dr Hamka, Pasar Usang, Padang Pariaman, kembali dibentuk.

Pembentukan kepengurusan Adrisa di Kampus PMT. Prof Dr. Hamka bersamaan dengan acara buka bersama guru beserta seluruh karyawan pesantren.

Pembentukan kepengurusan alumni ini, terdiri dari Ketua Deri Oktazulmi, Sekretaris, Eria Putra Warman dan Bendahara, Romi Junaidi. Kepengurusan yang baru dikukuhkan ini berlaku pada lima tahun mendatang.

“Terima kasih kepada teman-teman yang telah memberikan amanah untuk bisa memajukan kembali kepengurusan Adrisa pada lima tahun mendatang. Dengan aktifnya kembali Adrisa ini, sedikit banyaknya bisa memaju atau mambangkik batang tarandam pesantren kita,” kata Deri Oktazulmi, Sabtu (17/6), di PMT Hamka.

Deri mengatakan, pembentukan kepengurusan alumni untuk bisa menyatukan seluruh alumni yang selama ini tersebar di beberapa daerah di Indonesia.

“Dengan adanya kepengurusan ini, kita bisa menjadikan tempat taragak basuo dan mengetahui perkembangan pesantren,” ujar Deri.

Selain itu, dengan aktifnya kembali alumni adrisa ini, bisa menularkan pada alumni angkatan yang lain, dimana bisa memperhatikan pesantren serta mengembalikan kejayaan pesantren pada masa keemasannya.

Hal senada juga dikatakan, Bendahara Romi Junaidi, dengan kembali diaktifkannya kepengurusan Adrisa ini, ke depan bisa mengumpulkan teman-teman yang tersebar di seluruh pelosok negeri ini.

Pimpinan PMT. Prof. Dr. Hamka, Ustad Najimuddin, mengatakan, selamat datang para alumni angkatan 2001 (adrisa) yang telah menyempatkan waktunya untuk bisa buka bersama dengan guru dan karyawan di pesantren ini.

Dijelaskannya, saat ini pesantren butuh perhatian, terutama pada seluruh alumni yang saat ini tersebar di seluruh pelosok Indonesia. Dimana saat, ini kondisi pesantren penuh prihatin dan butuh sumbangsih dari para alumni.

Najimuddin berharap, ke depan akan ada reuni akbar yang bisa dihadiri seluruh angkatan, dan bisa memperhatikan kondisi pesantren. (rian)