Tak Berkategori  

Kereta Api Tabrak Sedan di Koto Tangah, Ayah dan Anak Tewas

Ilustrasi  (net)
Ilustrasi (net)

PADANG – Tasril (41) dan anaknya Zaki (14) tewas setelah sedan yang mereka tumpangi bertabrakan dengan kereta api di Simpang Kompleks Mutiara Putih, Koto Tangah, Padang, Jumat (29/7) sekitar pukul 17.30 WIB.

Nyawa warga Komplek Mutiara itu tak dapat diselematkan akibat luka-luka yang cukup serius. Sementara anaknya yang lainnya, Melko Azmi (10) dan tetangganya Hafiz (3) masih kritis di RSUP M Djamil Padang.

Kapolsek Koto Tangah Kompol John Hendri mengatakan, pihaknya tengah menyelidiki penyebab kecelakaan maut itu.
Awalnya Sedan Hyundai dengan nomor polisi BA 1276 AU melaju dari arah Pasar Raya. Saat berbelok ke kompleks Mutiara, tiba-tiba ada kereta api yang mengerah ke Pariaman.

Tak ayal, tabrakan tak terelakkan. Bahkan sedan yang dikemudikan Tasril itu sempat terseret beberapa meter. Akibat tubrukan yang cukup kuat, Tasril dan buah hatinya Zaki mengalami luka-luka yang cukup parah.  Begitu juga dengan Melko dan Azmi.

Warga sekitar yang menyaksikan peristiwa memilukan itu langsung menolong para korban. Bersama polisi yang datang ke TKP, para korban dibawa ke klinik terdekat. Tetapi nyawa Tasri dan Zaki tak tertolong, dan menghembuskan nafas terakhir di klinik itu.

Sementara Melko dan Azmi yang juga mengalami luka parah dibawa ke RSUP M Djamil untuk perawatan lebih lanjut. (arief)