Tak Berkategori  

Keselamatan Sandera di Filipina Jadi Prioritas

JAKARTA – Indonesia mengedepankan langkah-langkah tanpa kekerasan untuk menyelesaikan kasus penyanderaan 10 orang Warga Negara Indonesia yang disandera di Filipina dengan mengutamakan keselamatan para sandera.

“Dalam masalah WNI kita disandera di Filipina itu, kita tetap akan melakukan soft power dengan negosiasi ini lebih kuat dan menguntungkan saya lihat karena minim korban jiwa dan biaya,” kata Kepala Badan Intelejen Negara (BIN) Sutiyoso di Jakarta, Sabtu (2/4).

Pemerintah sendiri, kata dia bertekad tidak akan tunduk terhadap permintaan tebusan- tebusan dari para penyandera yang diduga adalah kelompok Abu Sayyaf.

“Itu prinsip kita, kita akan upayakan pembebasan tanpa syarat,” ujar Sutiyoso usai acara diskusi mengenai pendekatan “soft power” dalam pembebasan sandera di Mall of Indonesia itu. (*/lek)
Sumber:antara