Tak Berkategori  

Ketua DPRD Sumbar Sebut RAPBD 2017 Tidak Profesional

Ilustrasi (net)
Ilustrasi (net)
Ilustrasi (net)

PADANG – DPRD Sumbar menilai Rancangan APBD  2017 yang disusun pemprov belum profesional dan proposional. Perlu banyak penyempurnaan untuk membuatnya sesuai dengan kebutuhan yang seharusnya.

Seperti diberitakan Singgalang sebelumnya, DPRD dan pemprov telah memulai penyusunan APBD  2017. Saat ini masih dalam tahap pembahasan rancangan kebijakan umum anggaran-plafon penggunaan anggaran sementara (KUA-PPAS) APBD. Ditargetkan pengesahannya bisa setidaknya November atau paling lambat Desember mendatang.
“Sejauh ini kami melihat komposisi rancangan KUA-PPAS APBD Tahun 2017 masih belum profesional dan proposional,” ujar Ketua DPRD, Hendra Irwan Rahim saat rapat paripurna, Kamis (11/8).
Hendra mengatakan salah satu hal yang membuatnya belum profesional dan proposional terlihat pada target pendapatan daerah yang turun hingga Rp40 miliar lebih. Walaupun memang belum masuk hitungan dana alokasi khusus (DAK).
Selain juga terlihat pada belanja daerah yang belum menunjukkan keberpihakan pada rakyat. Ini dikarenakan alokasi belanja tidak langsung masih lebih besar daripada belanja langsung. Yakni belanja tidak langsung senilai Rp2,6 trilun sementara belanja langsung hanya Rp1,9 triliun.
“Belanja tidak langsung naik 1,28 persen dari tahun lalu. Sedangkan belanja langsung malah turun sampai 7,47 persen,” ujar Hendra. (titi)