Tak Berkategori  

Kisruh di Teluk bayur, Bongkar Muat Pupuk Sempat Terhenti

   Aktifitas bongkar muat sempat terhenti akibat adanya kisruh di Kopanbapel Teluk Bayur, Padang, Jumat (18/5).(ist)

Aktifitas bongkar muat sempat terhenti akibat adanya kisruh di Kopanbapel Teluk Bayur, Padang, Jumat (18/5).(ist)

PADANG – Dua kubu Koperasi Angkutan Barang Pelabuhan (Ko­panbapel) Teluk Bayur Padang, saling klaim punya hak untuk angkut barang yang melakukan bongkar muat di pelabuhan Teluk Bayur.

Kisruh bermula saat akan dimulainya, aktifitas pembongkaran muatan pupuk subsidi sebanyak 3.700 ton dari kapal pengangkut dengan nama lambung Pul Mandiri, yang datang dari Lhokseumawe, Aceh, Jumat pagi (18/5).

Namun di tepi dermaga saat itu telah standby beberapa unit truk angkutan dari dua kubu Kopanbapel yang masih bertikai.Kedua kubu itu yakni Kopanbapel pimpinan Yarlis Goa, dan kubu Kopanbapel pimpinan  Amril (Aciak) Amin.

“Memang sempat terjadi ketegangangan. Anggota Kopanbapel pimpinan Amril Amin itu sempat menghalang-halangi anggota saya dari Kopanbapel yang sah dan punya legalitas untuk mengangkut muatan pupuk tersebut. Ini terjadi beberapa waktu,” kata Ketua Kopanbapel yang mengaku punya legalitas, Yarlis Goa kepada Singgalang, di dermaga pelabuhan Teluk Bayur, Jumat (18/5).

Terpisah, Kopanbapel kubu Amril (Aciak) Amin, juga merasa punya hak untuk menerima job bongkat muat barang yang diberikan PBM.” Pertimbangannya, kami merupakan kepengurusan Kopanbapel yang sah berdasarkan hasil RAT luar biasa yang dilakukan April 2018 lalu. Masa tidak bisa berkerja di pelabuhan ini,” kata Amril Amin.

Terlepas dari persoalan dua kubu Kopanbapel itu, Kapolsek Kawasan Teluk Bayur AKP Hendro yang mendapat kabar ada kekrisuhan antar sesama Kopanbapel langsung turun ke lapangan dan menengahi situasi.

Selang beberapa lama kemudian, dialog dibangun Kapolsek dengan dua kubu Kopanbapel yang berseberangan, akhirnya suasana tegang kembali kondusif.

“Saya tegaskan pada dua kubu Kopanbapel itu agar persoalan yang ada ditubuh organisasi mereka diselesaikan segera,” kata Hendro. (arief)