oleh

Kontroversi PDAM Padang dan Pelindo Selesai

PADANG – Kontroversi antara PT  PDAM Padang dan PT Pelindo II Teluk Bayur mendapat titik terang  dengan diperbaharuinya kontrak kerja sama antar keduanya.

Hal itu dikatakan Ketua Komisi II Membidangi Perekonomian Elvi Amri di DPRD Padang. Selain perbaruan kontrak, pihak Pelindo juga telah sepakat untuk meperbaiki pipa yang rusak pasca gempa 2009 lalu.

“Perbaikan itu salah satu dalam isi perjanjian kontrak baru antar keduanya, sehingga tidak ada lagi perseteruan atau menimbulkan persoalan baru dalam penyaluran air bersih,” kata Elvi, Senin (9/3).

Dalam draf kontrak perjanjian antara PDAM dan Pelindo termaktub setiap persoalan atau perubahan dalam perjanjian tetap melibatkan DPRD dan Pemko Padang. Kemudian kata Elvi, pihak Pelindo telah berjanji dalam satu bulan ini akan memperbaiki seluruh saluran pipa yang rusak akibat gempa tahun 2009 lalu.

Sehingga penyaluran air bersih dari PDAM ke dermaga dan penyuplaian ke setiap kapal berlangsung baik. “Setelah mediasi kemarin, semuanya telah memperjelas kedudukan dan perobahan itu pun drastis dari draf perjanjian sebelumnya,” hematnya.

Perseteruan antara PT PDAM maupun PT Pelindo karena sama-sama mengadukan telah terjadi kerugian yang diakibatkan perjanjian penggunaan dan pemberian jasa air bersih. Masing-masing pihak mengklaim pemenuhan air bersih ke PT Pelindo merugi, akibat permainan pihak ketiga.

“Dengan perbaruan kontrak dan perbaikan yang dilakukan itu, ke depan suplai air ke Pelindo dan kapal bisa lebih lancar dan memberikan dampak yang signifikan bagi pendapatan PDAM khususnya dan PAD Padang secara umum,” katanya.(bambang)

Loading...

Berita Terkait