oleh

Korban Tertabrak Kereta Api Terima Santunan dari Jasa Raharja

PADANG – Habid Ramadhan (20) yang menjadi korban tertabrak kereta api di Simpang Gerbang Pangkalan TNI AU Lanud, Jalan Sultan Sjahril Padang, Selasa (16/7/2019), PT Jasa Raharja membayarkan santunannya, Rabu (17/7/2019).

Santunan sebesar Rp50 juta itu diserahkan Penanggung Jawab Pelayanan kantor Jasa Raharja Perwakilan Solok, Hendri. Santunan tersebut diserahkan kepada ahli waris (ibu korban) Eliza yang diantarkan langsung petugas ke alamat korban, Koto Baru, Kubung, Kabupaten Solok.

Sebagaimana diketahui, Habid Ramadhan menjadi korban tertabrak kereta api saat akan mengikuti seleksi penerimaan TNI AU. Nyawanya tidak bisa tertolong lagi.

Informasi yang dihimpun, saat itu korban dan temannya, Hito Yama (19), warga Pesisir Selatan datang dari arah Lubuk Buaya dengan menggunakan sepeda motor masing-masing.

Sesampai di tempat Kejadian perkara (TKP) korban bersama temannya berhenti di depan gerbang Lanud. Di saat bersamaan melaju kereta api dari arah Padang menuju Pariaman.

Diduga kedatangan kereta api itu tanpa disadari korban yang langsung menyeberang rel. Kereta api itu pun menabrak sepeda motor korban, sehingga mengakibatkan korban terpental ke pinggir rel hingga meningal dunia akibat luka-luka yang cukup parah.

Teman korban, Hito Yama kepada petugas kepolisian menjelaskan, ia datang ke Lanud untuk mengikuti tes masuk TNI AU. Korban tidak menyadari kereta api dari Padang menuju Pariaman sudah mendekat. Korban terpental bersama motor Yamaha Mio BA 6135 HW. Korban pun meninggal dunia sebelumnya sempat dilarikan ke RSUP M Djamil.

Mengetahui hal tersebut PT Jasa Raharja menyerahkan santunan kepada ahli waris korban. “Kami mengimbau kepada pengendara saat melintasi rel kereta api agar lebih hati-hati dan lihat kanan kiri saat menyeberang, sebab lalai sedikit nyawa taruhannya,” ujar Kacab PT Jasa Raharja Sumbar, Rama Yudha. (andri)

 

Berita Terkait