Tak Berkategori  

KPAI Beri Lima Rekomendasi Terkait Pelaksanaan Tahun Ajaran Baru

Ilustrasi pelajar. (foto: antara)

JAKARTA – Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) memberi lima rekomendasinya terkait tahun ajaran baru 2020-2021 yang berlangsung hari ini, Senin (13/7).

Komisioner KPAI Bidang Pendidikan, Retno Listyarti mengatakan, rekomendasi pertama, agar pemerintah kabupaten/kota atau provinsi yang akan membuka sekolah menggunakan Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 Menteri sebagai dasar hukumnya.

“Semua ketentuan dalam SKB tersebut wajib dipatuhi dan tidak boleh disimpangi,” kata Retno dilansir dari okezone.

Rekomendasi kedua, untuk daerah zona merah, sekolah tak dibolehkan dibuka. Jika ada sekolah buka di zona merah, maka gugus tugas Covid-19 di daerah tersebut wajib menolak tegas. Jika ada daerah yang memaksa buka sekolah padahal belum zona hijau, maka gugus tugas Covid-19 wajib meminta sekolah ditutup kembali.

Ketiga, ketika sudah zona hijau, namun daerah membuka sekolah untuk jenjang SD terlebih dahulu, padahal seharusnya dimulai pada jenjang SMA dan SMP, maka gugus tugas covid-19 juga wajib untuk menolaknya.

“Keempat, ketika sekolah akan dibuka, akan tetapi infrastruktur kenormalan baru dan sanitasi sekolah belum memadai, maka tunda masuk sekolah meski sudah zona hijau,” terangnya.

Kelima, politik anggaran harus diarahkan ke pendidikan untuk mendukung penyiapan infrastruktur new normal dan pelatihan guru.

Dari hasil pengawasan KPAI di 14 sekolah di jenjang SMP dan SMA/SMK baru sekitar 20% saja sekolah yang sudah siap menghadapi new normal dari aspek infrastruktur seperti wastafel, pengukur suhu, sabun, tisu, dan penyiapkan kelas. 14 sekolah yang ditelesuri KPAI tersebut berada di wilayah Jakarta Timur dan Jakarta Utara, Kota Bekasi, Kabupaten Bekasi, Kota Depok, dan Kabupaten Bogor, dan Kota Tangsel serta Kota Tangerang. (mat)