oleh

KPK: Dua Pegawai BPK Kembalikan Rp700 Juta Terkait Suap SPAM

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap ada dua pegawai Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI yang mengembalikan uang senilai Rp700 juta. Namun, identitas orang itu tidak dipublikasikan oleh lembaga antirasuah.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah menyebut, pengembalian uang ratusan juta itu terkait dengan kasus dugaan suap terkait proyek SPAM di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

“Dalam penyidikan kasus SPAM sebelumnya, sekitar bulan Maret, April dan Junir, terdapat 2 orang pegawai BPK-RI yang mengembalikan uang ke KPK,” kata Febri, Jakarta, Senin (14/10).

Febri menjelaskan, uang itu kemudian langsung disita dan masuk dalam berkas perkara terkait. KPK menduga, uang ratusan juta itu untuk keperluan proyek SPAM. “Diduga uang berasal dari PT. WKE terkait proyek SPAM yang diberikan melalui pihak lain. KPK masih mendalami dugaan penerimaan lain oleh pegawai BPK terkait dengan perkara ini,” ujar Febri sebagaimana dikutip dari okezone.

Di sisi lain, pengembalian uang tersebut dipandang KPK sebagai bentuk sikap koperatif dan akan dipertimbangkan sebagai faktor yang meringankan. “Kami ingatkan agar pihak lain yang pernah menerima uang terkait proyek SPAM tersebut agar bersikap koperatif dan mengembalikan uang ke KPK,” ucap Febri.

Sebelumnya KPK telah menetapkan anggota BPK, Rizal Djalil; dan Komisaris PT Minarta Dutahutama, Leonardo Jusminarta Prasetyo; sebagai tersangka baru dalam kasus dugaan suap terkait proyek SPAM di Kementerian PUPR.

Dalam perkara tersebut, Rizal diduga menerima suap dari Leonardo dengan total 100.000 dolar Singapura pecahan 1.000 dolar Singapura. Uang itu diserahkan Leonardo kepada Rizal melalui salah satu pihak keluarga.

‎Uang tersebut diduga berkaitan dengan proyek Jaringan Distribusi Utama (JDU) Hongaria dengan pagu anggaran Rp79,27 miliar. Rizal disinyalir meminta proyek itu kepada petinggi SPAM Kementerian PUPR untuk kemudian dikerjakan proyek oleh perusahaan Leonardo. (aci)

Loading...

Berita Terkait