Tak Berkategori  

KPU Sumbar Akan Evaluasi Debat Cagub/Cawagub Tahap Pertama

Amnasmen (net)
Amnasmen (net)

PADANG – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumbar akan mengevaluasi sejumlah hal yang dirasa belum maksimal dalam pelaksanaan debat publik kandidat calon gubernur yang pertama di Padang.

“Pada pelaksanaan debat pertama antara calon gubernur Sumbar nomor urut 1, Muslim Kasim-Fauzi Bahar dan nomor urut 2, Irwan Prayitno-Nasrul Abit ini, ada sejumlah hal yang menjadi catatan kita dan akan kita evaluasi pada pelaksanaan debat kandidat yang kedua nanti,” kata Ketua KPU Sumbar Amnasmen.

Menurutnya, hal yang menjadi catatan tersebut diantaranya ketertiban pendukungan yang belum maksimal, faktor layar infocus yang tidak jelas dan sosok moderator yang harus lebih bisa menguasai debat dan pendukung calon.

“Sebenarnya kita sudah membuat tata tertib terkait pelaksanaan debat kandidat ini. Salah satunya, pendukung calon kepala daerah tidak dibenarkan meneriakkan yel-yel dukungan saat debat berlangsung. Ini sudah disampaikan kepada pendukung calon baik nomor urut satu atau nomor urut dua. Namun sepertinya belum efektif, karena yel-yel itu tetap berkumandang,” katanya.

Panitia menurutnya juga sudah menempelkan pamflet berisi imbauan untuk tidak meneriakkan yel-yel tersebut di dekat pendukung dua pasang calon, tetapi belum mendapatkan respon positif.

“Kita lihat nanti, apa yang bisa kita lakukan untuk hal ini,” katanya.

Sementara layar infocus yang digunakan menurutnya juga kurang maksimal sehingga undangan yang duduk di barisan belakang juga tidak dapat melihat jalannya debat secara maksimal.

Terkait moderator menurutnya, sudah cukup baik. Namun ke depan, diharapkan bisa lebih menguasai panggung sekaligus pendukung dua pasang calon.

Kurang tertibnya pendukung dua pasang calon juga menjadi perhatian Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sumbar Elliyanti.

Menurutnya, pendukung harusnya bisa mematuhi tata tertib yang telah dibuat oleh KPU. “Ini untuk kepentingan bersama juga,” katanya.(aci)

sumber:antara