Tak Berkategori  

Kronologi Tawuran Antara 2 Kelompok Warga di Solok

Kapolres Solok AKBP Reh Ngenana berdialog dengan warga di sekitar lokasi tawuran (ist)
Kapolres Solok AKBP Reh Ngenana berdialog dengan warga di sekitar lokasi tawuran (ist)

AROSUKA – Tawuran antara dua kelompok warga di Nagari Koto Laweh, Kecamatan Lembang Jaya, Kabupaten Solok pada Minggu (20/8), mengakibatkan dua orang luka-luka dan empat orang diamankan di Mapolres Solok.

Korban luka yakni Ismardi yang menjalani perawatan di RSU Solok dan Dayat yang dirawat di Lembang Jaya. Sedangkan yang polisi masing-masing Alfianto dan Amrianto, warga Jorong Mandailing dan Epi Kaliang dan Ican yang berasal dari Koto Laweh.

Kapolres Solok AKBP Reh Ngenana didampingi Kasat Reskrim AKP Edwin dan Kasat Intel AKP Sosmedia, Senin (21/8) mengatakan, perkelahian massal itu bermula dari proses penunjukan lansung atas pengerjaan proyek pembukaan jalan baru di kawasan Jorong Mandailiang.

Pengerjaan proyek tersebut sebelumnya sudah dipesan oleh Ismardi. Namun dalam pelaksanaannya, proyek malah dikerjakan Alfianto. “Mungkin karena merasa pekerjaannya diserobot, pihak Is bersama 3 rekannya yakni Epi Kaliang, Can dan Dayat mendatangi Alfianto di lokasi proyek hingga terjadi cekcok,” sebutnya.

Perang itu berlanjut ke pemukulan. Perkelahian yang terjadi di lokasi proyek sekitar pukul 13.00 wib, berbuntut saling serang, hingga Alfianto mengalami luka robek di bagian hidung. Melihat kejadian tersebut, masyarakat Mandailing bereaksi dan ikut melempar batu kepada keempat orang tersebut.

Merasa terancam, keempatnya melarikan diri. Namun kembali dengan membawa warga Koto Laweh untuk menyerang ke Mandailing. “Akibat perkelahian ini Ismardi dilarikan ke rumah sakit karena mengalami luka parah,” ulas Kapolres. (rusmel)