KUD Mina Sinar Laut, Bukti Nelayan Berdaya dengan Koperasi

Pabrik es milik KUD Mina Sinar Laut. (eriandi)

BERLOKASI di Pilubang, Sungai Limau, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, sekitar 15 menit berkendara dari Kota Pariaman, berdiri sebuah pabrik es balok milik Koperasi Unit Desa (KUD) Mina Sinar Laut. Di balik bangunan sederhana itu, tak disangka berproduksi rata-rata 700 batang es balok setiap harinya.

Yang mengagumkan, es balok tersebut merupakan produksi dari KUD Mina Sinar Laut yang seluruh anggotanya merupakan nelayan setempat. KUD Mina Sinar Laut Padang Pariaman menjadi bukti bahwa koperasi memang sebagai soko guru dan tak lekang digilas zaman bila dikelola dengan baik. Puluhan tahun sejak didirikan, koperasi itu tetap bertahan menghadapi badai.
KUD nelayan itu membuktikan bahwa kebersamaan dan kekompakan membuat mereka bertahan. “Kebersamaan adalah kunci untuk tetap bertahan,” kata pengurus KUD Mina Sinar Laut, Ali Marten kepada singgalang saat ditemui di Sungai Limau, Sabtu (28/9).
KUD Mina Sinar Laut sudah sangat lama berperan dalam menyokong ekonomi masyarakat nelayan Sungai Limau. Berdiri sejak tahun 1979 dengan modal awal Rp10 ribu simpanan wajib dari sejumlah anggota. Tak ada pinjaman modal dari pihak lain, hanya dari anggota.
Ali Marten bercerita, awal beroperasi, KUD itu fokus pada usaha simpan pinjam. Namun, karena macet, beralih menjadi waserda (warung serba ada) yang mencukupi kebutuhan-kebutuhan nelayan.
Loading...