Tak Berkategori  

Kudeta Militer di Turki Berhasil Digagalkan

Kudeta terhadap pemerintahan Erdogan di Turki berhasil digagalkan. (okezone)
Kudeta terhadap pemerintahan Erdogan di Turki berhasil digagalkan. (okezone)
Kudeta terhadap pemerintahan Erdogan di Turki berhasil digagalkan. (okezone)

ISTANBUL  – Sebuah usaha kudeta militer Turki tampak gagal pada Sabtu WIB, setelah massa menjawab permintaan Presiden Tayyip Erdogan untuk turun ke jalanan demi mendukungnya.

Erdogan, yang saat itu sedang melakukan liburan di pantai saat kudeta itu berlangsung, terbang ke Istanbul sebelum Sabtu fajar dan terlihat di televisi muncul di tengah kerumunan pendukungnya di luar bandara.

“Pemberontakan itu merupakan sebuah “aksi pengkhianatan,” dan mereka yang bertanggung jawab akan mendapatkan ganjaran yang besar,” katanya dalam konferensi pers mendadak.

Sejumlah tembakan dan ledakan telah mengguncang kota utama Istanbul dan ibu kota Ankara dalam sebuah malam yang kacau setelah para tentara menempatkan diri di kedua kota itu dan memerintahkan televisi nasional untuk membacakan pernyataan yang menyatakan bahwa mereka telah merebut kekuasaan.

Namun pada Sabtu pagi, para jurnalis Reuters melihat sekitar 30 orang tentara pro-kudeta menyerahkan senjata mereka setelah dikepung oleh polisi bersenjata lengkap di lapangan Taksim, Istanbul.

Mereka dibawa dengan kendaraan kepolisian saat sebuah pesawat jet tempur terus terbang rendah, menyebabkan sebuah efek suara yang menggetarkan sejumlah bangunan dan memecahkan kaca jendela.

Keberhasilan penggulingan Erdogan, yang menguasai Turki sejak 2003, akan menandai salah satu pergantian terbesar di Timur Tengah dalam beberapa tahun, mengubah salah satu sekutu terpenting Amerika Serikat sementara sejumlah konflik bergejolak di perbatasannya.

Sebelum kembali ke Istanbul, Erdogan muncul dalam sebuah panggilan video ke studio rekan CNN di Turki, dimana seorang penyiar mengarahkan telepon genggam ke kamera untuk menunjukkan dirinya.

Dia meminta warga Turki untuk turun ke jalanan demi mempertahankan pemerintahannya dan mengatakan bahwa para pelaku kudeta akan mendapatkan hukuman berat.

Pada Sabtu pagi, para anggota parlemen masih bersembunyi dalam tempat perlindungan di gedung parlemen Ankara, yang ditembaki oleh sejumlah tank.

Seorang anggota parlemen dari pihak oposisi mengatakan kepada Reuters bahwa gedung parlemen ditembak sebanyak tiga kali dan terdapat beberapa korban luka.

Seorang komandan militer Turki mengatakan beberapa jet tempur Turki telah menghancurkan sebuah helikopter yang digunakan oleh pihak milier i Ankara. Kantor berita nasional Anadolu mengatakan bahwa 17 orang aparat polisi tewas di markas pasukan khusus kota itu.

Saat malam berlagsung, keadaan berbalik melawan para pelaku kudeta. Masyarakat mengabaikan perintah untuk tetap berada di dalam rumah, berkumpul di sejumlah lapangan besar di Istanbul dan Ankara, mengibarkan bendera dan berseru.

“Kami memiliki seorang perdana menteri, kami memiliki kepala komando, kami tidak akan menyerahkan negara ini kepada orang-orang bodoh,” ujar seorang pria, saat sekelompok pendukung pemerintah menaiki sebuah tank dekat bandara Ataturk Istanbul. (*/lek)