oleh

Laga Copa del Rey Tak Akan Terlupakan bagi Coutinho

Philippe Coutinho (the sun)

MADRID – Barcelona berhasil meraih gelar juara Copa del Rey 2017-2018 usai mengalahkan Sevilla dengan lima gol tanpa balas. Dalam pertandingan final yang digelar di Estadio Wanda Metropolitano pada Minggu (22/4) dinihari WIB itu, pemain anyar Barca, Philippe Coutinho, tampil cukup mengesankan dengan mencetak satu gol dan satu assist.

Coutinho pun merasa puas bisa memberikan kontribusi besar pada laga tersebut. Ia mengaku terkesan dengan pertandingan itu sehingga mengatakan bahwa partai final kontra Sevilla menjadi salah satu pertandingan terbaiknya.

Barcelona memang tampil luar biasa sejak babak pertama baru dimulai. Dengan cepat, Blaugrana –julukan Barcelona– langsung menguasai jalannya pertandingan. Bermain dengan intensitas serangan tinggi, Barca berhasil unggul menit ke-14 lewat aksi dari Luiz Suarez.

Setelah memanfaatkan umpan matang dari Coutinho, Suarez berhasil memasukkan bola tanpa kesulitan. Unggul satu gol tidak membuat skuad besutan Ernesto Valverde mengendurkan serangan. Hasilnya, pada menit ke-31, megabintang Blaugrana, Lionel Messi, mencatatkan namanya di papan skor. Tembakan keras Messi ternyata tidak dapat dihalau oleh kiper Sevilla, David Soria.

Sebelum turun minum, Suarez berhasil kembali mencetak gol ke gawang Sevilla dan membuat skor menjadi 3-0. Pada babak kedua, Andres Iniesta dan Coutinho ikut dalam pesta gol Blaugrana. Masing-masing mencetak satu gol dan memastikan kemenangan Barca menjadi 5-0.

“Bagi saya malam ini tidak akan terlupakan. Selalu menjadi impian saya untuk bermain di sini dan memenangkan gelar dan ini adalah trofi pertama saya bersama Barcelona. Pelatih mengatakan bahwa kami perlu fokus dari menit pertama melawan saingan yang sangat bagus dan kami memiliki babak pertama yang hebat,” ujar Coutinho, dikutip dari Marca, Minggu (22/4).

“Kami ingin memenangkan semua kompetisi dan Liga Champions tidak mungkin musim ini. Hari ini kami senang dan kami harus menikmati kemenangan,” lanjut mantan pemain Liverpool itu.

Hasil tersebut juga menjadi trofi perdana pelatih Barcelona, Ernesto Valverde, bersama Barcelona. Tidak hanya itu, torehan tersebut juga membuat Barcelona meraih gelar keempat secara beruntun di ajang Copa del Rey sejak 2015. (aci)

Loading...

Berita Terkait