Tak Berkategori  

Lapak Pedagang Pasar Ibuh Dilalap Si Jago Merah

Ilustrasi (okezone)

PAYAKUMBUH – Musibah kebakaran terjadi di Pusat Pertokoan Pasar Ibuh Blok Barat, Kota Payakumbuh. Kejadian iitu terjadi sekitar pukul 00.30 WIB, Minggu (9/1) dini hari. Meski terjadi tengah malam, namun armada Pemadam Kebakaran Kota Payakumbuh langsung meluncur ke lokasi kejadian, setelah menerima laporan dari warga yang datang ke posko damkar dengan mengendarai sepeda motor.

Beruntung laporan dari warga ini cepat datang, sehingga Damkar dengan cepat dapat memadamkan api sebelum merembet ke bangunan lainnya karena banyak lapak pedagang terbuat dari kayu. “Alhamdulillah, kita sangat mengapresiasi kecepatan warga yang memberikan informasi. Sehingga kita bisa melakukan proses pemadaman dan pendinginan di lokasi kejadian,” ujar Kabid Damkar Kota Payakumbuh Budi Kurniawan, yang ikut turun ke lokasi kejadian itu.

Menurut Budi Kurniawan yang didampingi Kasi Ops Eci, Kasi Sapras Doni Bahtiar, Danton H. Indra Jaya, serta Danru 2 Indra Junaidi, menambahkan, pihaknya menurunkan seluruh armada ke lokasi dengan dibantu dua unit armada dari Kabupaten Limapuluh Kota. “Proses pemadaman memakan sekitar waktu 15 menit, ditambah proses pendinginan selama kurang lebih setengah jam. Dalam kejadian itu tidak ada korban jiwa, tetapi pedagang mengalami kerugian materil karena dagangannya ikut terbakar. Sementara sumber api masih diselidiki pihak berwajib,” tambah Budi.

Selain itu tambah Budi, kepada masyarakat yang memerlukan bantuan Damkar, untuk penyelamatan jiwa atau evakuasi hewan berbisa dan berbahaya seperti tawon, biawak, ular, serta hewan lainnya, dengan menghubungi quick response Pemadam Kebakaran di nomor 0752-92913. “Bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan kita, silahkan menghubungi nomor yang tertera. Kapan saja, karena kita standby 24 jam untuk masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Kasi Trantib Dinas Koperasi dan UKM Kota Payakumbuh Raback, yang dihubungi terpisah, menyampaikan, ada dua kios warga yang terbakar. Pihaknya mengapresiasi ketangkasan Damkar, sehingga api tak sampai melahap gedung pertokoan dan kios pedagang lainnya.

Selain itu, Raback juga menegaskan musibah bisa kapan saja terjadi, Dinas Koperasi dan UKM selama ini sudah menugaskan trantib untuk berpatroli di kawasan pasar serta juga ada juga warga dan pedagang yang melakukan ronda secara swadaya. “Dari musibah ini kita tentu semakin waspada, kami apresiasi kecepatan laporan warga dan kecepatan Damkar melakukan tugas mulia,” ucapnya. (bul)