LAPAN: Suhu Dingin di Indonesia Tak Terkait Aphelion

×

LAPAN: Suhu Dingin di Indonesia Tak Terkait Aphelion

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi (antara)

JAKARTA – Beberapa waktu belakangan ini wilayah di Indonesia terasa lebih dingin dari hari biasanya. Dikabarkan wilayah Bandung, perbatasan Wonosobo dan Banjarnegara serta pegunungan Dieng turun salju.

Apakah suhu dingin ini terkait dengan fenomena aphelion atau kondisi di mana Bumi berada di titik terjauh dengan matahari? Menurut Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), Thomas Djamaluddin, tidak ada kaitan antara suhu dingin di beberapa wilayah di Indonesia dengan fenomena Aphelion.

Sebelum menjelaskan lebih detail, Thomas mengungkapkan fenomena Aphelion merupakan fenomena jarak Bumi terjauh pada bulan Juli, sedangkan Perihelion terjadi pada Januari.

Baca Juga:  Kini, AirAsia Terbang Lebih Awal dari Padang

“Itu siklus yang rutin terjadi, sedangkan suhu permukaan, itu disebabkan karena distribusi panas di permukaan Bumi,” kata Thomas kepada okezone, Jumat (6/7).

Thomas menjelaskan, pada Juli, matahari berada di belahan utara, sehingga belahan selatan sedang musim dingin. Pada saat posisi matahari di utara, di selatan dingin, maka tekanan udara lebih besar di selatan.