oleh

Lelang Proyek PUPR Ditargetkan Rampung Juli 2019

JAKARTA – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tengah mengebut proses lelang pengadaan barang untuk tahun 2019. PUPR menargetkan seluruh proses lelang pengadaan barang dan jasa dapat selesai akhir Juli 2019.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, hingga saat ini baru sekitar 67,5% dari 6.381 paket yang proses lelangnya telah rampung. Atau jika di nominalkan baru sekitar Rp39,4 triliun.

“Mudah-mudahan bulan Juli sudah semua. Saya minta sudah semua dilelang kalau enggak di-drop,” ujarnya saat ditemui di kantornya, Selasa (9/7).

Secara rinci, proyek yang telah terlelang berada di Ditjen Sumber Daya Air sebesar Rp11,4 triliun dengan 1.877 paket. Kemdian ada Ditjen Bina Marga sebesar Rp22,8 triliun dengan 1.688 paket

Lalu disusul Ditjen Cipta Karya sebesar Rp3,6 triliun 357 paket. Dan yang terakhir adalah Ditjen Penyediaan Perumahan sebesar Rp1,6 triliun dengan 382 paket

Sementara, 1.764 paket lainnya atau sekitar 27,6% masih dalam proses lelang. Jumlah tersebut jika dinominalkan setara dengan Rp20,4 triliun yang masih dalam proses lelang.

Dari jumlah tersebut, tersebar di Ditjen SDA sebesar Rp8 triliun dengan 653 paket. Lalu Ditjen Bina Marga sebesar Rp4,9 triliun dengan 219 paket.

Kemudian Ditjen Cipta Karya sebesar Rp6,2 triliun dengan 638 paket. Dan yang terakhir Ditjen Penyediaan Perumahan sebesar Rp1,3 triliun dengan 254 paket.

Adapun 313 paket sisanya atau sekitar 4,9% atau setara Rp6,6 triliun belum lelang. Paket pekerjaan itu berada di Ditjen SDA sebesar Rp0,9 triliun dengan 72 paket.

Kemudian Ditjen Bina Marga sebesar Rp1,5 triliun dengan 81 paket. Ditjen Cipta Karya sebesar Rp4 triliun dengan 141 paket dan Ditjen Penyediaan Perumahan sebesar Rp0,03 triliun dengan 19 paket. (aci)

Berita Terkait