Tak Berkategori  

Liburan ke Padang, Lapokan Jika Dipalak!

Pantai Padang ramai dikunjungi wisatawan. (*)
Pantai Padang ramai dikunjungi wisatawan. (*)

PADANG – Libur telah tiba. Wisatawan akan berlibur panjang di penghujung 2017 ini.  Pada saat libur Natal dan libur tahun baru, dipastikan sejumlah objek wisata di Kota Padang dikunjungi banyak orang. Peningkatan arus pengunjung diprediksi terjadi sejak Natal hingga tahun baru 2018.

Saat libur panjang tersebut, tindak kriminalitas juga diprediksi akan terjadi dan meningkat pesat. Aksi pemalakan dan pemerasan di objek wisata ini mesti diwaspadai para pengunjung.

“Pada libur natal dan tahun baru ini kemungkinan Kota Padang akan di banjiri wisatawan. Namun kondisi ini kemungkinan juga dimanfaatkan oleh oknum masyarakat, mulai dari tukang parkir, serta aksi premanisme di objek wisata dan restoran-restoran yang tidak memasang tarif harga,” ujar Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Padang, Medi Iswandi, kemarin.

Pemko Padang mengimbau kepada seluruh masyarakat dan wisatawan untuk mewaspadai hal demikian. Jika ada wisatawan atau warga yang mengalami hak tersebut, diharapkan untuk melaporkannya kepada kepolisian terdekat.

“Karena dengan cara seperti itu (melaporkan), para pelaku baru dapat diproses secara hukum,” ujar Medi.

Medi menyebut, pihaknya akan segera bertindak jika ada surat laporan yang diterbitkan kepolisian. Karena pemerasan atau pemalakan merupakan delik aduan.

Medi menekankan, pihaknya berkomitmen akan mengganti kerugian yang dialami wisatawan. Semuanya itu tentu dengan syarat korban bersedia membuat laporan kepolisian.

“Pos polisi dapat ditemukan di sejumlah titik di tiap objek wisata,” tukuknya.

Medi juga mengatakan jika pihaknya akan terus berkoordinasi dengan BPBD, kepolisian, Basarnas, Dinas Perhubungan, serta camat dan lurah. Ini bertujuan agar masing-masing instansi pemerintah tersebut memantau tiap objek wisata.

“Kira berharap dengan begitu pengunjung akan merasa nyaman di sini,” katanya. (car)