Limapuluh Kota Masih di Zona Merah, 13 Daerah Zona Oranye

Jasman Rizal (ist)

PADANG – Berdasarkan hasil perhitungan 15 indikator data onset pada minggu ke-57 pandemi covid-19 di Sumatera Barat oleh Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Sumatera Barat, Limapuluh Kota masih di zona merah.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Jasman Rizal, Minggu (18/4/2021) mengatakan, skor Kabupaten 50 Kota turun dari minggu sebelumnya 1,80. Artinya, kondisi 50 Kota bertambah buruk dalam penanganan covid-19. Ini adalah minggu kedua Kabupaten 50 Kota masuk dalam zona merah.

Sesuai Perda Sumbar No. 6 tahun 2020 tentang Adaptasi Kebiasaan Baru, bahwa daerah yang berada di zona merah, agar secara ketat menerapkan protokol kesehatan, termasuk melarang sekolah tatap muka dan semua aktivitas yang melibatkan orang banyak  (antisipasi kerumunan).

Sementara , terdapat  13 daerah di Sumbar yang berada pada zona oranye atau risiko sedang. Meningkat dari minggu sebelumnya, dari 9 daerah ke 13 daerah,” katanya.

KE-13 daerah itu yakni Kota Pariaman (skor 2,40), Tanah Datar (skor 2,39), Pesisir Selatan (skor 2,39), Dharmasraya (skor 2,38), Kota Payokumbuah (skor 2,31), Padang Pariaman (skor 2,30), Pasaman Barat (skor 2,22), Pasaman (skor 2,18), Agam (skor 2,10), Solok Selatan (skor 2,09), Kota Sawahlunto (skor 1,95), Kabupaten Solok (skor 1,95) dan Mentawai (skor 1,92).

Di samping itu ada lima daerah di zona kuning atau riziko rendah yakni Padang Panjang (skor 2,54), Sijunjuang (skor 2,50), Bukittinggi (skor 2,48),Kota Solok (skor 2,44) dan Padang (skor 2,44).Kota Padang Panjang menjadi yang terbaik minggu ini dengan skor tertinggi 2,54. mencatatkan skor terbaik dalam penanganan covid-19 (sesuai indikator kesehatan masyarakat).

“Penetapan zona ini berlaku mulai 18 April sampai 24 April 2021,” tambahnya. (yuke)