Lion Air Tunda Pemesanan Pesawat Boeing 737 MAX 8

Pesawat Lion Air (net)

JAKARTA – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) telah menurunkan tim untuk melakukan observasi dan penelitian terhadap pesawat Boeing 737 MAX 8 yang beroperasi di Indonesia. Hal tersebut dilakukan menyusul kebijakan untuk meng-grounded sementara pesawat Boeing 737 MAX 8.

Terkait hal tersebut, Managing Director Lion Group Daniel Ketut menyatakan, pihaknya masih menunggu hasil dari Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) untuk kelanjutan pemesanan pesawat Boeing 737 MAX 8.

“Banyak yang menanyakan ke kami terkait sikap Lion Air terkait pemesanan 230 pesawat Boeing, di sini bisa saya sampaikan sejak 20 Oktober yang kecelakaan pesawat Lion Air JT 610 itu memang sudah menjadi perhatian dan kita minta ke Boeing maupun NTSC kita tunggu sampai hasil investigasi selesai. Ada yang harus di delivery kita tunggu sampai hasil KNKT selesai. Jadi biar kita bisa tahu hasilnya,” ujarnya di Gedung Kemenhub Jakarta, Rabu (13/3).

dia menjelaskan, Boeing juga pada 6 November 2018 sudah mengeluarkan operation manual bulletin. Seperti bagaimana awak pesawat menyelesaikan masalah operasional.
“Lalu terjadi kecelakaan di Ethiopia, kami menambah pertanyaan kami, istilah suspend itu yang kami lakukan, supaya kami mendapat jaminan bahwa kita bisa mengoperasikan 737 MAX 8 dengan berhasil. Sikap Lion Air seperti itu,” katanya.

Sebagai informasi, saat ini Lion Air mengoperasikan unit pesawat Boeing 737 MAX 8. Dalam pengoperasian pesawat Boeing 737 MAX 8, Lion Air menjalankan dengan mengutamakan prinsip keselamatan dan keamanan penerbangan (safety first), di mana seluruh pelatihan awak pesawat yang diwajibkan serta perawatan pesawat yang sudah ditetapkan dilaksanakan secara konsisten. (aci)

Loading...