Sumbar  

Lomba Membuat Teh Talua Antarwalikota Pecahkan Rekor MURI

PADANG  – Lomba membuat minuman khas Sumatera Barat teh talua mengantarkan wali kota se-Indonesia dalam rangkaian kegiatan Rakernas Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) berhasil memecahkan rekor Museum Rekor Dunia-Indonesia (MURI).

“Hari ini pada Rakernas XV Apeksi lomba membuat teh telur antara wali kota se-Indonesia masuk rekor MURI karena dibuat 95 wali kota,” kata Wakil Direktur Operasional MURI, Awan Rahargo di Padang, Selasa (9/8).

Menurut dia lomba membuat teh talua para wali kota itu masuk pencapaian prestasi karya dan karsa pada bidang seni dan budaya.

Ia berharap teh talua dari “Ranah Minang” itu bisa juga mendunia sebagaimana randang.

“Perpaduan antara rendang dan teh talua bisa dikenalkan kepada masyarakat luas,” kata Awan Rahargo.

Sementara salah seorang peserta lomba membuat teh talua Walikota Gorontalo Marten A Taha menilai dalam membuat teh talua ternyata yang paling berkesan saat mengocok kuning telur hingga menjadi kental dan warnanya berubah jadi putih.

“Sampai kuning jadi putih itu kuncinya dan ternyata kualitas teh talua ditentukan oleh kocokan, kalau tidak bagus hasilnya tak baik,” kata dia.

Ia melihat dalam membuat teh talua ada unsur pendidikan yaitu kalau ingin membuat sesuatu dengan hasil yang baik harus dilakukan dengan tekun.

Teh talua merupakan minuman tradisional khas Sumatera Barat yang terbuat dari campuran gula dan kuning telur yang dikocok hingga berbusa putih disiram dengan air teh mendidih. (*/ant)