Tak Berkategori  

Loteng Bolong “Tagurajai”, SD Negeri 11 Sungai Geringging Butuh Perhatian

Loteng gedung Sekolah Dasar Negeri 11 Sungai Geringging, Padang Pariaman, sejak lama bolong "tagurajai" disebabkan atap bocor dan ini membutuhkan perhatian pemerintah. (Awal Piliang)

PARIK MALINTANG – Loteng bangunan Sekolah Dasar (SD) Negeri 11 Sungai Geringging, Padang Pariaman, rusak berat. Gedung pusat belajar itu butuh perhatian dari instansi terkait. Kepala SD Negeri 11 Sungai Geringging,

Nurzati kepada Singgalang, Sabtu (5/3) mengatakan, gedung Sekolah Dasar Negeri 11 Sungai Geringging yang terletak Korong Koto Tabuah, Nagari Batu Gadang Kuraji Hulu itu berbentuk huruf L. Sekolah itu direhabilitasi setelah gempa 2009 silam dengan memanfaatkan bantuan DAK 2010. “Bila dilihat dari jauh, gedung SD Negeri 11 Sungai Geringging cukup bagus, tapi bila berada di dalam, terlihat memprihatinkan”, ujar Nurzati.

Kondisi bangunan gedung sebelah barat dan sebelah selatan rusak berat. Atap banyak bocor, bangunan loteng terdiri dari triplek bolong “tagurajai” karena sering disiram air hujan melalui atap bocor di lima ruangan. Lima ruang rusak berat, yaitu 4 ruang belajar dan 1 ruang guru. Terus, kursi meja belajar masih bangunan lama, kondisinya reot dan bergoyong ke kiri dan ke kanan.

Dia menyebutkan, kerusakan bangunan bagian atas gedung dan kerusakan kursi meja belajar murid tidak bisa dengan dana BOS disebabkan tingkat kerusakannya cukup parah. Apa yang dikatakan Kepala SD Negeri 11 Sungai Geringging Nurzati dibenarkan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Padang Pariaman Anwar. Kerusakan gedung SD Negeri 11 Sungai Geringging segera dilaporkan kepada pemerintah.

“Mudah-mudahan permintaan rehab berat gedung SD Negeri 11 Sungai Geringging bisa direspon dan dikerjakan dengan dana bantuan DAK 2023,” ujar Anwar. Dia meminta Kepala SD Negeri 11 Sungai Geringging Nurzati mengisi data Dapodik SD Negeri 11 Sungai Geringging tepat sasaran, jangan asal isi saja. (awal)