ekonomi

Mahasiswa Fisip Unand Menjuarai Kompetisi Jurnal Karya Ilmiah Semen Padang

×

Mahasiswa Fisip Unand Menjuarai Kompetisi Jurnal Karya Ilmiah Semen Padang

Sebarkan artikel ini
Kedinsos Sumbar, Arry Yuswandi didampingsi sejumlah Staf CSR Semen Padang, menyerahkan hadiah kepada Muhammad Handrea Jovano peraih Juara I Kompetisi Jurnal Ilmiah PT Semen Padang.Ist

PADANG – Mahasiswa FISIP Universitas Andalas (Unand), Muhammad Handrea Jovano, meraih juara I pada Kompetisi Jurnal Ilmiah yang digelar PT Semen Padang. Dengan judul “Peran Forum Nagari Semen Padang Sebagai Ruang Kreativitas dan Inovasi Masyarakat Dalam Mewujudkan Pembangunan Berkelanjutan di Wilayah Ring 1 Perusahaan”, mahasiswa semester 7 Prodi Ilmu Hubungan Internasional itu berhasil membawa uang tunai Rp25 juta.

Kepada media, mahasiswa Unand asal Solok itu mengaku senang dan bangga bisa memenangkan kompetisi jurnal ilmiah yang digelar oleh perusahaan semen pertama di Indonesia dan Asia Tenggara tersebut. Terlebih, kata dia, pesertanya tidak hanya dari Sumbar, tapi dari berbagai provinsi di Sumatera, termasuk Jawa, dan Sulawesi. Pada umumnya, para peserta juga dari berbagai kalangan.

“Tentunya, ini sebuah kebanggaan bagi saya, dan saya bersyukur sekali bisa memenangkan kompetisi jurnal ilmiah ini,” kata Jovan usai pengumumam pemenang yang digelar melalui CSR News Festwith Classy FM dengan tema ‘CSR to Sustainable Development Goals” di Gedung Serba Guna (GSG) PT Semen Padang, Selasa (1/11).

Jovan mengaku memang punya firasat sebagai juara, karena dua hari sebelum jadwal pengumuman pemenang, dirinya sempat dihubungi panitia melalui sambungan telepon. “Kalau feeling menang ada, tapi untuk juara 1 ini saya sama sekali tak menyangka bisa meraihnya. Saya waktu dihubungi panitia, hanya diminta datang ke GSG Semen Padang untuk mewakili para peserta,” ujarnya.

“Jadi begitu nama saya diumumkan, saya kaget. Intinya, saya bangga dan senang sekali. Mudah-mudahan, kemenangan ini terus menjadi penyemangat buat saya pribadi untuk lebih bisa giat lagi dalam menulis karya ilmiah, termasuk menjadi motivasi bagi yang lain. Dan saya berharap, Semen Padang bisa rutin menggelar kompetisi seperti ini sekali setahun,” sambung Jovan.

Dalam mengikuti kompetisi ini, katanya, dirinya butuh perjuangan, kerja keras, dan studi pustaka dengan mengumpulkan berbagai artikel, website berita resmi, dan sumber bacaan yang membahas soal Forum Nagari, termasuk beberapa teman kuliahnya yang pernah magang di Semen Padang.

“Butuh waktu kurang lebih lima bulan bagi saya untuk menyelesaikan karya ilmiah ini. Februari mulai saya menulis dan Juli saya kirim ke panitia kompetisi,” ujarnya.

Kompetisi jurnal ilmiah ini, sebut Jovan, sengaja diikutinya karena memang dirinya juga sudah sering ikut berbagai kompetisi jurnal. Dan, beberapa kompetisi jurnal yang diikutinya berhasil dimenangkannya. Namun, untuk kompetisi jurnal ilmiah yang digelar Semen Padang ini, baginya sayang kalau dilewatkan. Selain total hadiahnya sebesar Rp50 juta, bagi dirinya nama Semen Padang sudah tidak asing lagi.

“Saya tiap pekan pulang ke Solok. Setiba di depan masjid di Simpang Indarung, saya sering berhenti. Di sana, saya lihat banyak logo-logo Semen Padang. Dan, Semen Padang ini kebanggaan kita masyarakat Sumbar. Makanya, begitu saya dapat informasi melalui medsos tentang adanya KJI yang digelar Semen Padang, saya langsung tertarik. Apalagi, temanya tentang CSR dan di kampus juga ada kuliah tentang CSR ini,” beber Jovan.

Pengumumam pemenang kompetisi jurnal ilmiah itu digelar secara hybrid. Untuk juara II, diraih Citra Widya Saputri dengan judul karya “CSR Washing; Peran TJSL PT Semen Padang dalam mendukung capaian SDGs Indonesia 2030 melalui Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di Sumatera Barat” dan mendapatkan hadiah Rp15 juta.