Mahasiswa Unri Adakan Seminar Proliga Cabai

Mahasiswa Unri

PADANG – Tim Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) Balek Kampung Universitas Riau mengadakan seminar bertajuk sharing pertanian Proliga (Produksi Lipat Ganda) cabai dan pemanfaatan arang sekam padi sebagai pupuk organik 2020, Minggu (26/7/2020) di aula kantor Walinagari Kuranji Hulu.

Para peserta seminar pertanian dihadiri para kelompok tani yang ada di Nagari Kuranji Hulu, Kecamatan Sungai Geringging, Kabupaten Padang Pariaman.

Acara dibuka dengan pembacaan Alquran oleh Yusi Seprina, merupakan mahasiswa Unri. Lalu kata sambutan dari Ketua Pelaksana Oky Yuwanda.

Kemudian acara dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh Arju Paratsingh Kapoor merupakan mahasiswa ahli dibidang Agroteknologi berasal Fakultas Faperta.

Proliga yang saat ini mulai diterapkan pada tanaman cabai merupakan salah satu teknologi yang telah diperkenalkan oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) dan terus didesiminasikan hingga sekarang untuk mendukung pemerintah dalam swasembada pangan.

Kepadatan populasi tanaman juga akan mempengaruhi produksi cabai. Biasanya dalam satu hektar, petani akan menanam 20 ribu tanaman cabai. Pada proliga, populasi tanaman cabai ditingkatkan menjadi 30 ribu tanaman/hektar.

Agar tercapai jumlah 30 ribu tanaman/hektar maka dilakukan penanaman dengan pola 2:1 zig-zag. Pada satu lubang ditanami 2 tanaman, kemudian lubang berikutnya 1 tanaman. Metode tanam zig-zag ini bertujuan agar cahaya matahari tidak akan terhalang dan sirkulasi udara tidak terganggu.

Sedangkan sekam padi dapat berfungsi untuk menggemburkan tanah. Abu dari sekam padi ternyata memiliki berbagai jenis unsur-unsur kimia yang baik untuk kesuburan dan juga dapat menggemburkan tanah. Semakin halus arang sekam, briket yang dihasilkan akan menjadi semakin padat dan kompak, maka semakin lama pula daya bakar briketnya.

Praktik pembuatan arang sekam tersebut melibatkan Keltan Nagari Kuranji Hulu. Ide tersebut mendapat sambutan baik, selain bermanfaat bagi tanaman, arang sekam juga potensial dapat menambah pendapatan dimasa pandemi covid 19.

Hal-hal penting yang disampaikan Oky Yuwanda yakni memberikan ucapan terimakasih kepada para peserta seminar dengan harapan seminar ini mampu menghasilkan rekomendasi yang bermanfaat serta tindak lanjut yang konkrit dari seluruh stakeholder teristimewa kepada warga dan Keltan. (rel)