feature

Mahasiswa Unri Adakan Seminar Proliga Cabai

×

Mahasiswa Unri Adakan Seminar Proliga Cabai

Sebarkan artikel ini
Mahasiswa Unri

Kepadatan populasi tanaman juga akan mempengaruhi produksi cabai. Biasanya dalam satu hektar, petani akan menanam 20 ribu tanaman cabai. Pada proliga, populasi tanaman cabai ditingkatkan menjadi 30 ribu tanaman/hektar.

Agar tercapai jumlah 30 ribu tanaman/hektar maka dilakukan penanaman dengan pola 2:1 zig-zag. Pada satu lubang ditanami 2 tanaman, kemudian lubang berikutnya 1 tanaman. Metode tanam zig-zag ini bertujuan agar cahaya matahari tidak akan terhalang dan sirkulasi udara tidak terganggu.

Sedangkan sekam padi dapat berfungsi untuk menggemburkan tanah. Abu dari sekam padi ternyata memiliki berbagai jenis unsur-unsur kimia yang baik untuk kesuburan dan juga dapat menggemburkan tanah. Semakin halus arang sekam, briket yang dihasilkan akan menjadi semakin padat dan kompak, maka semakin lama pula daya bakar briketnya.

Praktik pembuatan arang sekam tersebut melibatkan Keltan Nagari Kuranji Hulu. Ide tersebut mendapat sambutan baik, selain bermanfaat bagi tanaman, arang sekam juga potensial dapat menambah pendapatan dimasa pandemi covid 19.

Hal-hal penting yang disampaikan Oky Yuwanda yakni memberikan ucapan terimakasih kepada para peserta seminar dengan harapan seminar ini mampu menghasilkan rekomendasi yang bermanfaat serta tindak lanjut yang konkrit dari seluruh stakeholder teristimewa kepada warga dan Keltan. (rel)